Dua Asistennya Disanksi Enam Bulan, Robert: Ini Tidak Adil!

Duel udara antara Steven Paulle dan Leonard Tupamahu di Stadion Mattoanging, Makassar.

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Dua asisten pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batolla dan Imran Amirullah mendapat sanksi larangan mendampingi tim baik di bangku cadangan dan memasuki ruang ganti saat pertandingan berlangsung selama enam bulan oleh Komite Disiplin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI).

Keputusan tersebut membuat pelatih PSM Makassar, Robert Alberts angkat bicara atas apa yang dialami dua asistennya tersebut. Pasalnya dengan keluarnya keputusan tersebut membuat tiga dari empat asistennya telah dihukum. Sebelumnya Bahar Muharram telah mendapat hukuman serupa sejak akhir musim lalu.

Bacaan Lainnya
“Apabila dihubungkan apa yang terjadi saat bermain di kandang Arema dan melawan Borneo disini (Mattoanging), kami malah mendapat hukuman saat melawan Arema ketimbang apa yang terjadi disini,” ungkap Robert, Sabtu (26/5/2018).

Robert mengaku heran karena kejadian di Kanjuruhan tidak sebesar dari apa yang terjadi saat melawan Borneo FC di Mattoanging dua pekan lalu karena berbuntut pada keributan sesaat setelah pertandingan berakhir.

“Malah Borneo tidak terlalu mendapat hukuman berat padahal mereka yang memulai keributan. Saya kira kita semua menjadi saksi bahwa pemain dan ofisial Borneo kehilangan kendali. Ini sangat tidak adil!,” kata Robert.

Robert semakin heran karena PSM Makassar mendapat denda sebesar Rp20.000.000 karena panitia pelaksana pertandingan dinilai tidak memberikan rasa aman kepada Borneo FC di laga tersebut.

“Mereka (Borneo FC) marah dan ingin melampiaskan ke perangkat pertandingan. Petugas keamanan yang ada di sini sigap melaksanakan tugasnya dan mencoba mengamankan perangkat pertandingan seperti wasit,” timpal Robert.

Penulis: Adriyan

Pos terkait