INFOSULSEL.COM,MAKassar — Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kota Makassar Abdi Asmara tidak mau menanggapi serius berita yang menyatakan Demokrat mulai tinggalkan Danny Pomanto.
Ia menegaskan berita yang tanpa dikonfirmasi itu merupakan berita hoax yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
‘’Itu ulah orang-orang tidak bertanggungjawab. Mereka sengaja menyebar berita HOAX dengan tujuan mengadu domba tim paslon DIAmi yang sampai detik ini tetap solid. Apalagi kader Demokrat,” tegas Abdi yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat kota Makassar ini.

Ia menjelaskan kehadirannya di rumah Andi Hasril, politisi Partai Golkar di kawasan Pusat Niaga Daya, kecamatan Biringkanaya karena memenuhi undangan buka puasa bersama.
‘’Saya hadir buka puasa setelah selesai reses di Dapil 3 karena diundang oleh Pak Hasril. Kebetulan paslon No 1 juga datang. Tapi waktu ada yang foto saya langsung angkat 2 jari. Walaupun di tengah sarang penyamun saya tetap nomor 2,” tegas Ketua Komisi A DPRD kota Makassar ini kepada INFOSULSEL.COM, Jumat (25/5/2018) malam.
Di acara buka puasa itu memang hadir sejumlah politisi dari beberapa partai pendukung salah satu paslon di Pilwali Makassar. Diantaranya Rahman Pina, Busranuddin Baso Tika, Fashruddin Rusli dan Ketua PKB kota Makassar, Haris Muhammadiyah. Hadir pula Munafri Arifuddin.
Abdi menegaskan apapun yang terjadi, dan sampai kapan pun ia akan tetap setia dan konsisten mengawal pasangan DIAmi.
‘’Pokoknya apapun yang terjadi di Pilwalkot. Saya, baik sebagai pribadi apalagi sebagai kader Partai Demokrat akan tetap setia berada di barisan DIAmi. Itu sudah harga mati yang tidak bisa ditawar dengan apapun,” tegas legislator yang terpilih dari Dapil Makassar 3 (Biringkanayya dan Tamalanrea) ini.
Abdi menegaskan lagi kepada orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk berhenti menyebar berita-berita hoax yang dapat merugikan diri mereka sendiri.
Hal senada dikatakan DR Jamaluddin Rustam. Pengurus DPD Partai Demokrat Sulsel ini menggaransi Abdi Asmara adalah politisi yang punya komitmen dan berintegritas.
‘’Pak Abdi itu bukan tipikal politisi yang mudah terpengaruh. Dia punya prinsip, dan merupakan kader Demokrat yang setia dan loyal kepada partai. Apalagi mendukung Pak Danny di Pilwali Makassar sudah menjadi instruksi partai mulai dari DPP, DPD dan DPC,” ujarnya.
Jamal, sapaanya mengimbau kepada kader Demokrat lainnya untuk tidak terpancing dengan berita-berita miring yang memang bertujuan untuk melemahkan perjuangan tim DIAmi.
‘’Ini peta konflik yang sengaja dihembuskan oleh orang tidak bertanggungjawab. Tujuannya, untuk melemahkan tim DIAmi. Tapi kami tidak akan pernah terpengaruh dengan isu murahan seperti itu. Justeru hal itu semakin membuat kami lebih semangat dan kompak, bersama dalam suka dan duka demi menangkan kotak kosong,” tegas Jamal.
Menurutnya, kader Partai Demokrat sejak awal didik untuk bersikap konsisten dan komitmen.
‘’Karakter itu dimiliki oleh Pak Abdi. Buktinya, Pak Abdi berani pasang badan dan menjadi saksi di Panwaslu terhadap perlakuan yang tidak adil kepada Pak Danny Pomanto di Pilwali Makassar. Saya tahu betul komitmen Pak Abdi,’’ ujar Jamal.
Penulis : Asri Syahril





