Pembangunan Bendungan Karalloe Tahap II Dimulai, Begini Anggarannya 

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan dan Jeneberang (BBWSPJ) melakukan penandatanganan kontrak pembangunan tahap II Bendungan Karalloe dengan PT Nindya Resky KSO senilai Rp657  miliar. Penandatanganan kontrak dilakukan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (28/5/2018). 

Tahap II ini merupakan bagian untuk pengerjaan tubuh bendungan dan sistem hidromekanikal. Sementara untuk tahap pertama yang telah berjalan progresnya sudah mencapai 53 persen.

Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Karalloe, Mukhlisun mengatakan untuk tahap II ditargetkan selesai bersamaan dengan tahap I diakhir tahun 2019 mendatang. Bendungan Karalloe sendiri dibangun di Desa Garing dan Taring, Kecamatan Tompobulu dan Biringbulu, Kabupaten Gowa.

“Kita target pembangunan fisik bisa selesai akhir 2019. Untuk pengoperasian bulan Mei 2020. Ini karena pengisian air bendungan bisa memakan waktu sekitar 6 bulan,” katanya.

Ia menjelaskan tahap I dikerjakan PT Nindya Karya dimulai 2013 lalu. Karena permasalahan lahan proses pembangunan baru berjalan dua tahun kemudian. Tahap pertama anggarannya Rp568 miliar dengan jumlah anggaran yang telah terpasang sekitar Rp300 miliar.

“Yang sudah selesai itu terowongan sepanjang 595 meter, bangunan pelimpah, jalan akses dan spire way. Terowongannya sudah hampir selesai,” ungkapnya.

Untuk pembangunan bendungan, 230 hektar lahan akan dibebaskan, 135 hektar diantaranya akan menjadi area genangan. Sejauh ini masih ada 14 hektar lahan yang belum dibebaskan.

Bendungan Karalloe akan mengairi 7000 hektar lahan persawahan di Kabupaten Jeneponto dan menyiapkan sumber air baku dengan kapasitas 440 liter perdetik. Selain itu bendungan ini akan menghasilkan listrik sebesar  4,5 megawatt.

Penandatanganan kontrak turut dihadiri Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono, Direktur Pengembangan Jaringan Sumber Daya Air (PJSDA)  Ditjen SDA Widianto Tri Sasongko, Kepala BBWSPJ Teuku Iskandar, GM PT Nindya Karya area Sulawesi dan Papua Firmansyah, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel, Andi Darmawan Bintang dan Sekda Gowa Muchlis.

Bendungan ini berada di Kecamatan Biringbulu, Desa Datara dan Desa Garing Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

 

Penulis: Mirsan 

Editor : Asril

Pos terkait