Sosialisasi dan Beramal, Partai Berkarya Makassar Bagi Takjil 1000 Dos Tiap Hari Selama Ramadhan

Ketua DPD Partai Berkarya, Yusuf Gunco, SH,MH turun langsung membagikan takjil kepada pengguna jalan.

INFOSULSEL.COM,MAKASSAR – Bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah bagi ummat Islam, tidak hanya dijadikan sebagai bulan untuk memperkaya amal ibadah. Bagi pengurus dan kader Partai Berkarya, bulan ini juga dijadikan sebagai bulan untuk mensosialisasikan partai besutan putra mendiang Presdien Soeharto, Hutomo Mandala Putra, itu.

Salah satu cara yang dilakukan Pengurus DPD Partai Berkarya yang dikomandoi, Yusuf Gunco, SH, MH dengan membagi – bagi takjil jelang buka puasa kepada pengguna jalan di sejumlah jalan utama di dalam kota Makassar.

Bacaan Lainnya
‘’Ini kami lakukan sejak hari ketiga Ramadhan. Insya Allah kami sudah mengagendakan kegiatan ini akan dilaksanakan tiap hari sampai H-7 Idul fitri,” jelas Lawyer kondanga sal kota Makassar itu kepada INFOSULSEL.COM, Sabtu (26/5/2018) di perempatan Jalan Tanjung Metro-H Bau – Rajawali dan Jalan Pasar Ikan.

Ia menjelaskan setiap hari pengurus dan kader Partai Berkarya menyediakan 1000 dos takjil. Bagi-bagi takjil ini menurut Yugo bertujuan untuk membantu masyarakat, khususnya pengguna jalan yang tidak sempat membatalkan puasanya sebelum tiba di rumah masing-masing.

Selain bagi-bagi takjil, Partai Berkarya juga melakukan road show buka bersama ke pengurus kecamatan di 5 daerah pemilihan (Dapil) di wilayah Kota Makassar.

“Program ini inisiatif DPD Partai Berkarya Makassar. Ini juga bagian dari konsolidasi dan amal jariah untuk sosialisasi bagi para pengurus,” jelas Yugo.

Partai Berkarya merupakan salah satu partai pendatang baru di arena Pemilu 2019. Dalam struktur DPP, partai bernomor urut 7 Tommy mengemban dua jabatan sekaligus, yaitu Ketua Majelis Tinggi Partai dan Ketua Dewan Pembina.

Di jajaran elitenya, terdapat sejumlah nama purnawirawan TNI. Diantaranya mantan petinggi Badan Intelijen Negara (BIN) Mayjen TNI (Purn) Muchdi Purwoprandjono yang menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan, dan mantan Menko Polhukam Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno sebagai Ketua Dewan Pertimbangan.

Nama lainnya, Mayjen TNI (Purn) Syamsu Djalal sebagai Ketua Dewan Penasehat. Dikutip dari situs berkarya.id, Partai Berkarya merupakan fusi dua partai politik yaitu Partai Beringin Karya (BERKARYA) & Partai Nasional Republik (NASREP).

Partai ini berdiri pada 15 Juli 2016, dan secara hukum sah sebagai partai politik di Indonesia pada tanggal 13 Oktober 2016 melalui SK Menkumham No. M.HH-21.AH.11.01 Tahun 2016. Salah satu misi partai ini adalah memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat dalam setiap keputusan dan kebijakan politik dan pemerintahan.

Penulis : Asri Syahril

 

 

Pos terkait