Turis Berpaspor Indonesia tidak Bisa Masuk Israel

Ribuan umat Yahudi mengikuti ritual doa saat ziarah akbar dalam perayaan Paskah Yahudi di Tembok Ratapan, Kota Tua Yerusalem, 2 April 2018.

INFOSULSEL.COM,MAKASSAR – Israel menerbitkan aturan melarang orang Indonesia masuk wilayah itu. Keputusan tersebut diduga diambil sebagai aksi balasan pemerintah Indonesia yang melarang warga negara Israel masuk Indonesia.

Sementara itu, edaran dari biro perjalanan Rhema Tours Rabu (30/5/2018) kemarin mengkonfirmasi pada 29 Mei 2018 telah menerima surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri Israel yang menyatakan setelah tanggal 9 Juni 2018 pemegang paspor Indonesia atau Warga Negara Indonesia dinyatakan tidak dapat masuk ke Israel. Aturan ini berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.

“Kami akan informasikan kembali perkembangannya. Jika sudah kondusif keberangkatan tetap seperti jadwal semula. Namun bila belum maka kami akan mendiskusikan ulang untuk jadwal keberangkatannya. Kami sangat menyesalkan kejadian yang bersifat force majeur ini,” demikian pernyataan Rio Pattiselanno, Direktur Rhema Tours, sebuah biro perjalanan ziarah rohani ke Israel.

Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomasi. Selama ini, turis Indonesia yang ingin berwisata rohani ke Israel umumnya melalui Mesir atau negara penghubung lainnya.

 

Sumber : Tempo.co

Pos terkait