INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, menyiapkan sedikitnya 180 lapak semi permanen yang berdiri di atas lahan eks ruko Blok B pasar sentral. Lapak itu rencananya akan ditempati sementara waktu oleh pedagang kaki lima (PKL), sambil menunggu pembangunan basement yang akan menjadi lapak tetap para pedagang.
Basement itu nantinya akan terhubung dengan basement New Makassar Mall (NMM). Ini untuk memudahkan pembeli yang akan berbelanja di New Makassar Mall. Danny menyiapkan lapak di Blok B tersebut untuk memenuhi keinginan PKL, khususnya yang menolak direlokasi di lantai 5 New Makassar Mall.
“Usulan mereka (PKL) yang saya terima itu di blok B akan dibuatkan ruko. Saya akan bikin tambah satu lantai di bawah (basemen) kemudian tambah satu lantai di atas sebagai kompensasi bagi yang punya ruko, dan di bawah (basemen) itu saya akan tampung PKL,” kata Danny dihadapan para pedagang saat meninjau langsung lokasi eks ruko blok B, Senin (25/6/2018).
Danny meminta kepada tim relokasi agar secepatnya merampungkan berkas administrasi, sehingga tidak menimbulkan persoalan saat dilakukan relokasi dalam waktu dekat ini.
“Administrasi, minggu ini saya selesaikan di pemerintah kota, minggu depan saya mau ada kegiatan lapangan. Misalnya, bangunan yang bekas terbakar harus segera di bongkar,” ujarnya.
Selain itu, Danny akan kembali merundingkan harga, yang sampai saat ini masih menjadi keluhan para pedagang. Harga dasar berdasarkan SK, sebesar Rp42 juta. Hal ini masih perlu dikaji ulang, agar tak ada pihak yang dirugikan, baik developer maupun pedagang.
Dia menjelaskan, dalam kawasan pasar semakin lantai di bawah jauh lebih mahal ketimbang lantai di atas. Sama halnya dengan lapak, makin kepinggir harga lapak makin mahal. Artinya, dua pintu berbeda dengan dua pintu.
“Persoalannya kalau mereka masuk (pedagang resmi) dan ini belum buka (masih ada pedagang di pinggir jalan) percuma pengunjung akan terhambat. Maka persoalannya adalah bagaimana kaki lima masuk bersamaan dengan masuk yang bersertifikasi dan ini lancar terbuka maka semua pengunjung masuk. Kita harus percepatan ini,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (Aspek 5), Muhammad Basir mengaku bersyukur lantaran perjuangannya untuk tetap bertahan di eks ruko B di respon baik oleh pemerintah. Pasalnya, penempatan eks ruko B untuk para PKL sudah menjadi komitmen Danny bersama pedagang sebelum mengambil cuti mengikuti kontestasi pilwalkot beberapa waktu lalu.
“Kita bersyukur pak Danny betul-betul komitmen dari awal bahwa PKL akan di relokasi ke bangunan blok B untuk sementara,” kata Basir.
Penulis : Asril





