INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 tingkat satuan pendidikan SMA dan SMK mulai akan dibuka awal Juli mendatang. Berbagai persiapan dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel agar proses penerimaan siswa baru tersebur berjalan sukses dan jauh dari kecurangan yang bisa dilakukan oknum untuk mengambil keuntungan.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo yang akrab disapa None ini menjelaskan, pendaftaran untuk jalur akademik, afirmasi, dan khusus mulai dibuka 20-25 Juni. Sementara jalur domisili pada 2-7 Juli.
“Sistem pendaftaran tahun ini banyak perbedaan dibanding tahun sebelumnya. Mekanismenya secara online untuk PPDB tingkat SMA dan SMK Negeri, sementara swasta disesuaikan kemampuan perangkat sekolah,” ungkap None di kantornya, Rabu (6/6/2018).
Seperti diketahui, momen penerimaan siswa baru kerap menjadi lahan subur bagi sejumlah oknum untuk mencari keuntungan dengan menjadi calo. Biasanya, kerja-kerja para calo melibatkan guru bahkan kepala sekolah.
Khususnya di tingkat SMA. Namun, None menegaskan, dengan sistem yang diberlakukan saat ini, kecil peluang para oknum untuk bermain.
“Pendaftaran dilakukan secara online. Prosedurnya ketat. Tak ada kesempatan untuk bermain,” jelasnya.
Selain itu, ungkap dia, sangat riskan jika ada oknum bermain untuk meluluskan siswa. Pasalnya, proses pendaftaran siswa baru sama sekali tidak dipungut biaya karena pelaksanaannya dibebankan ke masing-masing sekolah melalui dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).
Proses pendaftaran secara online diawasi ketat oleh panitia PPDB sehingga jika ada yang mencurigakan bisa dideteksi. Juga tak ada lagi alasan pihak sekolah untuk memungut biaya pendaftaran karena sistem online, tidak menggunakan map dan lainnya.
Penulis: Mirsan





