INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Daniel Pakambanan menjelaskan, saat ini lorong KB dicanangkan untuk memberi edukasi kesehatan reproduksi masyarakat yang berada di lorong-lorong.
”Di Makassar ada 310 lorong KB yang bangun sejak 2014. Pada 2014, ada 155 dibangun di 143 kelurahan. Kemudian meningkat di tahun 2016 menjadi 310 lorong,” jelas Daniel Pakambanan, Senin (30/7/2018).
Berkat inovasi Dinas PPKB itu kota Makassar mendapat penghargaan tertinggi bidang pembangunan kesejahteraan keluarga untuk pertama kalinya yakni Penghargaan Manggala Karya Kencana pada 2016.
“Ini sejarah. Makassar untuk pertama kalinya dianugerahi Manggala Karya Kencana berkat inovasi program Pak Wali serta dukungan semua warga kota,” ucap Daniel.
Terkait anggaran, ia mengakui pihaknya tak menganggarkan secara khusus Lorong KB. Namun, lorong KB tersebut ada atas inisiatif para pendamping KB yang ada di setiap kelurahan.
“PNS ini dituntut membuat satu inovasi untuk mendapatkan tunjangan kinerja,” katanya.
Di Makassar terdapat lebih 7.000 lorong. 310 lorong diantaranya adalah lorong KB yang diharapkan bisa jadi percontohan diantara lorong–lorong lainnya.
Lorong Keluarga Berencana (Lorong KB) ini diapresiasi oleh Wakil Ketua DPRD kota Makassar, Adi Rasyid Ali. Menurutnya, sejak dibangun beberapa tahun yang lalu, orong-lorong KB masih terjaga keasriaannya.
‘’Bahkan sampai sekarang terpelihara dengan baik,. Ini patut diapresiasi” kata ARA yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kota Makassar itu.
Penulis : Asri Syahril





