INFOSULSEL.COM,MAKASSAR – Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, pihak kepolisian dibantu masyarakat saat ini masih terus fokus melakukan evakuasi dan pencarian penumpang KM Lestari Maju yang nyaris karam dalam perjalanan dari
Pelabuhan Bira Kabupaten Bulukumba menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel) Selasa (3/7/2018) sekitar pukuk 13.30.WITA.
Pada saat kejadian, sesuai manifest, kapal naas ini mengangkut 139 penumpang dan 48 mobil dan motor. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih tengah berlangsung. Kapal yang melayani penyeberangan reguler ini diduga mengalami kebocoran di lambung kapal. Ini membuat posisi kapal oleng yang menyebabkan sejumlah penumpang dan mobil jatuh ke laut.
Saat kejadian itu, kapal naas ini sedang melakukan perjalanan untuk rute kedua. Rute pertama kapal ini berlayar pukul 10.00 WITA dari Pelabuhan Pamattata menuju ke Pelabuhan Bira, Bulukumba. Ada 120 penumpang yang diangkut.
Kemudian rute kedua, kapal ini akan kembali ke Pelabuhan Pamatata. Namun belum setengah jam perjalanan, lambung kapal di lantai satu bocor. Posisi kapal saat itu belum jauh dari dermaga. Air pun mulai masuk ke lantai dasar kapal. Tak lama kemudian kapal mulai oleng. Penumpang yang mengetahui kondis itu pun panik. Mereka berusaha menyelamatkan diri. Puluhan penumpang yang sudah mengunakan jaket pelampung kapal warna orange, terjatuh akibat kapal miring.
Di sisi lain nakoda kapal juga berusaha mencari daratan terdekat agar kapal tidak karam. Yang dituju wilayah yang terdekat dengan Pelabuhan Pabadilan, Cappabungayya Kabupaten Kepulauan Selayar. Upaya nakhoda , berhasil. Kapal sempat kandas dalam kondisi miring di batas karang tak jauh dari daratan. Namun kondisi lambung kapal robek.
Menurut Bupati Kepulauan Selayar,Muh Basli Ali sebagian penumpang sudah berada di daratan. Ia mengaku mendapat kabar ada empat yang meninggal. Salah satunya seorang bayi.
”Sebagian korban sudah dievakuasi. Saat ini tim gabungan Basarnas dibantu TNI dan Polri serta masyarakat sedang fokus melakukan evakuasi dan pencarian penumpang,” ujar Basli, Selasa siang.
Kabar meningganya empat penumpang juga dibenarkan Kabid humas Polda Sulsel, kombes Dicki Sondani. Namun kabar tersebut masih data sementara yang masih akan konfirmasi kebenarannya.
“Informasi sementara ada empat orang meninggal, termasuk satu bayi,” kata Kabid Humas Polda Suslel Kombes Dicky Sondani.
Kapolres Selayar AKBP Syamsul Ridwan membenarkan kejadian tersebut. Syamsul mengatakan, dari informasi salah satu penumpang kapal tersebut bermasalah saat berlayar dari Pelabuhan Bira.
Sementara itu Kepala Pusat Informasi Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebut, saat ini pihaknya tim SAR sudah menuju lokasi kejadian.
“Kami masih berkoordinasi dengan teman-teman di lapangan. Saat ini masih tim masih berusaha menuju lokasi kejadian,” ujar Sutopo.
Penulis : Asri Syahril





