Makassar Jadi Percontohan Pembangunan Aquapond

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR-Pemerintah Jepang melalui lembaga Japan International Cooperation Agency ( JICA) memilih Kota Makassar sebagai daerah percontohan penanganan banjir dengan membangun kolam retensi (Aquapond).

Staf Ahli JICA bidang rencana strategi pengembangan infrastruktur, Ibrahim Djamaluddin mengatakan pihaknya telah melakukan survei ke beberapa kota besar diantaranya Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar.

“Kami pilih di Makassar salah satunya karena kedekatan emosional. Termasuk dengan Gubernur Sulsel Terpilih (Prof Nurdin Abdullah) yang merupakan lulusan universitas Jepang,” kata Ibrahim, di rapat koordinasi pembangunan Aquapond di Kantor Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel, pada Kamis (26/7/2018).

Dikatakan, pihaknya juga telah dilakukan survei di 9 titik, diantaranya Jl Andi Djemma, Jl Sulawesi, Jl Pettarani dan termasuk lokasi yang dipilih saat ini Jl Urip Sumoharjo tepatnya depan Kantor Gubernur Sulsel. Visibiliti studi ini dilakukan sejak 2016 sampai 2017 lalu.

“Pembangunan kolam berukuran 8x70x2 meter ini sepenuhnya dibiayai oleh JICA dengan total anggaran Rp20 miliar. Ini merupakan yang pertama dibangun di Indonesia, sebelumnya Aquapond ini hanya ada di Jepang. Proyek ini sekaligus pilot project penanganan banjir,” jelasnya.

Proses kerja kolam retensi ini akan menampung luapan air yang ada di depan Kantor Gubernur Sulsel saat hujan turun. Setelah hujan reda air, selanjutnya akan dialihkan ke Kanal Pampang.(*)

Penulis: Mirsan
Editor: Yudhi

Pos terkait