INFOSULSEL.COM,MAKASAR – Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Bali diguncang gempa berkekuatan 6,4 SR. Dalam kurun waktu 24 menit, terjadi 64 gempa susulan. Peristiwa ini menelan korban jiwa.
Hal tersebut dijelaskan Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono dalam keterangannya, Ahad (29/7/2018).
Daryono menyebut gempa itu membuat sejumlah rumah di Lombok Utara dan Sumbawa Barat rusak. Gempa awal terjadi pukul 06.47 WITA.
“Kekuatan gempa susulan kian melemah masyarakat diimbau agar tetap tenang,” sebut Daryono.
Gempa dirasakan di daerah Lombok Utara, Lombok Timur, Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa Besar, Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja, Gianyar dan beberapa wilayah di Bali.
Akibat gempa ini dilaporkan sejumlah warga meninggal dunia dan menderita luka-luka.
“Di Kabupaten Lombok Timur terdapat 8 orang meninggal dunia, 10 orang luka berat, 10 orang luka ringan dan puluhan rumah rusak. Di Kabupaten Lombok Utara terdapat 2 orang meninggal dunia, dan 13 orang luka-luka dirawat di Puskesmas Senaru, dan 7 orang di Puskesmas Bayan,” jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Ahad (29/7/2018).
Petugas dari BPBD setempat, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, hingga relawan terus bekerja sama menanggulangi dampak gempa. BNPB memperkirakan korban gempa terus bertambah.
“Mengingat pendataan masih berlangsung dan belum semua lokasi terdata,” kata Sutopo.
Hingga pukul 11.30 WITA tercatat ada 66 kali gempa susulan. BNPB akan terus menyampaikan pembaruan terkait gempa ini.
Penulis : Asril/dbs





