Pemprov Sulsel Akan Segera Bangun Kolam Raksasa, Fungsinya Untuk Ini

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR-Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) akan melakukan penandatanganan MoU Kololam Retensi (Aquapond). Rencananya penandatanganan dilakukan di Kantor Gubernur Sulsel tanggal 27 Juli mendatang.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel Andi Darmawan Bintang mengatakan setelah penandatanganan akan dilakukan proses pembangunan fisik mulai Februari 2019.

Dikatakan, ukuran kolam yang akan dibangun memiliki panjang 70 meter, lebar 8 meter dan kedalaman 4 meter atau kapasitas 2.300 meter kubik. Lokasi pembangunan tepat berada di halaman depan Kantor Gubernur Sulsel pinggir Jl Urip Sumoharjo.

“Nilai bantuannya sekitar Rp18 miliar, kita tinggal menerima hibah saat selesai pembangunan. Mereka sendiri yang akan melakukan pekerjaan melalui perusahaan PT Yamao,” kata Darmawan, pada Jumat (20/7/2018).

Disebutkan, penandatanganan MoU antara JICA dan Pemprov Sulsel merupakan tindaklanjut perjanjian kerjasama yang telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dan Jepang beberapa waktu lalu di Jakarta.

“Kolam ini berfungsi sebagai pengendali banjir yang sering terjadi di Jl Urip Sumoharjo. Genangan air yang ada saat hujan akan dialirkan masuk ke dalam kolam, setelah reda air akan dialirkan ke Kanal Pampang.

Untuk memudahkan sirkulasi air, Pemerintah Kota Makassar juga akan membangun pintu air sebelum Kanal Pampang depan Kampus UMI. Pintu ini akan mengontrol air dari kolam retensi ke Kanal Pampang.

“Kalau hujan turun, ketinggian air yang ada di depan Kantor Gubernur sama dengan di Kanal Pampang. Sehingga perlu ada pintu air untuk mengontrol, setelah surut baru dialirkan ke kanal Pampang,” tutup Darmawan.

Penulis: Mirsan
Editor: Yudhi

Pos terkait