INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Soni Sumarsono menegaskan jika pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara komprehensif melalui pendekatan kesehatan, pendidikan, dan perbaikan daya beli masyarakat.
Demikian disampaikan Pj Gubernur Sulsel Soni Sumarsono, usai memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, pada Kamis (27/7/2018)
“Penanggulangan kemiskinan harus komprehensif dengan pendekatan kesehatan, pendidikan, dan daya beli masyarakat,” kata Soni.
Dikatakan, angka kemiskinan di Provinsi Sulsel telah menurun dari 9,4% jadi 9,06%. Penurunan tersebut dianggap cukup baik mengingat beratnya upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat.
“Turun ke 0,1% saja itu sulit karena ini menyangkut ribuan orang,” ujarnya.
Meski di tingkat provinsi sudah cukup baik, namun Soni berharap upaya penanggulangan kemisikin ditingkat kabupaten/kota harus terus digalakkan secara komprehensif, apalagi di beberapa kabupaten terjadi bencana banjir.
“Di Wajo misalnya dengan 70 ribu hektare sawah yang puso, dampaknya terhadap kemiskinan seperti apa, ini harus dibicarakan,” tandasnya.(*)
Penulis: Mirsan
Editor: Yudhi





