INFOSULSEL.COM, MAKASSAR–DPRD Kota Makassar mengimbau Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) membentuk tim khusus untuk memperketat pengawasan terhadap hewan ternak yang masuk dalam kota utamanya jelang Hari Raya Idhul Adha.
Hal itu lantaran, momen Idul Adha kerap dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menjual hewan tanpa melalui pemeriksaan kesehatan
Demikian disampaikan anggota Komisi D, Basdir diruang komisinya, Rabu (1/8/2018).
“Tim khusus ini bertugas memantau dan mengawasi aktifitas hewan ternak yang masuk ke wilayah Makassar dan melakukan pemeriksaan kesehatan. Ini untuk menghindari adanya oknum yang tidak bertanggung jawab yang kerap memanfaatkan momen Idhul Adha,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar Abd Rahman Bando mengungkapkan, imbauan anggota DPRD tersebut pihaknya secara rutin melakukan vaksinasi antraks terhadap hewan ternak menjelang Idul Adha 1439 Hijriah. Hal ini sudah dilaksanakan sejak tiga bulan yang lalu untuk menjaga kesehatan hewan ternak, khususnya hewan kurban.
“Vaksinasi baru kita akhiri kurang lebih satu bulan sebelum Hari Raya Kurban. Karena kita tidak boleh lakukan vaksinasi terhadap hewan yang akan disembeli dalam kurun dua minggu,” kata Rahman Bando, kemarin.
Selain itu, pihaknya telah membentuk 5 tim yang berjumlah 200 orang yang terdiri dari Dokter Hewan, paramedis hewan, sarjana peternakan, tenaga laboran, dan tenaga administrasi
Tim tersebut disebar di 15 kecamatan yang ada di Makassar. Di hari pertama , DP2 telah memeriksa 544 ekor sapi dari target 7.000 hewan kurban. Tim ini melakukan pemeriksaan kesehatan ke sejumlah kantong ternak, pasar, dan rumah pemotongan hewan (RPH).
“Kita periksa kesehatan, umur, kesempurnaan fisiknya, sehingga disimpulkan mana yang layak jadi hewan kurban, mana yang tidak layak. Setiap kambing maupun sapi yang diberikan Surat Keterangan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban Tahun 2018,” terangnya.(*/yud)
Editor: Yudhi





