INFOSULSEL.COM,BOGOR — Atlet paralayang Indonesia, Rika Wijayanti, meraih medali perunggu pada nomor ketepatan mendarat perorangan putri Asian Games 2018 di Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/8/2018).
Sehari sebelumnya, Rabu (22/8/2018) Rika juga memperkuat tim paralayang putri bersama Lis Adriana dan Ike Ayu Wulandari di nomor ketepatan mendarat beregu. Di nomor ini ia berhasil meraih medali perak.
Ketertarikan Rika pada dunia paralayang bermula ketika dia menjadi pelipat parasut untuk para penggemar olahraga paralayang yang medarat di sebuah lapangan dekat rumahnya di Songgokerto, Batu, Malang.
Upahnya, biasa Rika dibayar Rp2.000 untuk parasut solo sedangkan untuk parasut tendem dia dibayar Rp5.000.
Saat memasuki usia 16 tahun, Rika diajak kakaknya Joni Efendi untuk belajar paralayang, Joni sudah lebih dulu menjadi atlet paralayang profesional.
Rika kemudian mendapat pelatihan khusus dari Joni yang merupakan salah satu atlet paralayang yang berhasil memberikan emas untuk Indonesia di nomor ketepatan mendarat beregu putra bersama Jafro Megawanto, Hening Paradigma, Roni Pratama dan Aris Apriansyah, Rabu (22/8/2018).
Lulus dari SMK 17 Agustus Batu, ini mulai serius untuk berlatih paralayang. Dalam kurun tiga bulan, Rika sukses menguasai teknik dasar sebagai pilot paralayang dan mendapat lisensi untuk terbang.
Kini Perempuan kelahiran 8 September 1994 itu terdaftar sebagai pilot paralayang terbaik di dunia. Per April 2018 dia tercatat berada di peringkat ketiga, terpaut dari atlet Republik Ceko Marketa Tomaskova dan atlet Thailand Nunnaphat Puchong.
- Penulis : Asril
- Sumber/dbs





