INFOSULSEL.COM,MAKASSAR — Turnamen sepakbola memperebutkan Piala Walikota Makassar ke-IV Tahun 2018 kembali akan digelar di Lapangan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Turnamen berhadiah total Rp 125 juta ini diikuti 32 tim.
Ketua Panitia Walikota Cup IV, Erlangga menjelaskan perhelatan sepakbola antarklub ini akan berlangsung selama satu bulan.
‘’Kick off-nya pada 15 September. Insya Allah akan berakhir pada 15 Oktober 2018. Turnamen ini akan diikuti 32 klub yang dibagi 8 grup,” jelas Erlangga usai technikal meeting di Baruga Angin Mamiri, rumah jabatran Walikota Makassar, Selasa (11/9/2018).
Turnamen ini diselenggarakan oleh Brigade 08, Pemuda Pancasila kota Makassar bekerja sama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar.
“Turnamen ini jadi wadah buat pemain amatir dan profesional untuk unjuk kemampuan,” timpal Lukman Sulaiman, Ketua Brigade 08.
Menurut Lukman, Walikota Cup merupakan turnamen tahunan yang menjadi salah satu program pembinaan olahraga, khususnya sepakbola di organisasi yang dipimpinnya.
“Kami meyiapkan total hadiah Rp 125 juta plus tropy,” ungkap katanya.

Lukman merinci, untuk hadiah juara 1 akan mendapatkan uang pembinaan Rp 50 juta. Sementara juara 2 diganjar hadiah Rp 30 juta dan juara 3 bersama masing-masing Rp 15 juta.
Selain itu panitia juga akan memilih tim fair play. Hadiahnya Rp 5 juta. Untuk pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak masing-masing mendapatkan hadiah Rp 2,5 juta plus tropy.
Seperti tiga turnamen sebelumnya, panitia Walikota Cup tetap membebaskan klub memakai pemain asing maupun pemain-pemain profesional yang bermain di klub profesional.
“Tergantung kesediaan dana klub saja. Intinya kami ingin memberi hiburan berupa tontotan sepakbola gratis ke masyarakat Makassar,” ujar

Selama tiga tahun sebelumnya, panitia tetap memilih Lapangan Hasanuddin sebagai venue pertandingan. Alasannya, karena aksesnya yang berada di tengah kota dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
‘’Selain itu, aman karena berada di kawasan rumah jabatan perwira TNI,” sebut Lukman.
Menurutnya, turnamen ini digelar selain sebagai wadah pembinaan pesepakbola juga untuk menghibur masyarakat Makassar.
“Sepakbola itu olahraga paling populer. Tidak hanya di Makassar tapi seluruh dunia. Karena itu olahraga ini harus terus didukung karena bagian dari kepentingan masyarakat,” kata mantan penjaga gawang PSM Makassardi era 90-an ini.

Pada turnamen sepakbola Walikota Cup III 2017 Bhayangkara Mori FC menjadi kampiun setelah di partai final mengalahkan PS Sultan Jaya lewat drama adu penalti. Sebelumnya di pertandingan normal kedua tim berbai angka 1-1 pada partai puncak di Lapangan Hasanuddin, Sabtu (4/11/2017) sore.
Penulis : Asri Syahril





