INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— DPRD Kota Makassar mendesak PT. HM Toedjoe sebagai pelaksana proyek pembangunan kantor Sekretariat DPRD Makassar untuk menghentikan pengerjaan untuk sementara waktu
Hal ini lantaran proyek yang memakan anggaran Rp4,2 miliar yang ditender melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) dinilai tidak sesuai standar operasional.
Demikian ditegaskan anggota Komisi C Andi Amirullah Jaya, di ruang komisinya, pada Senin (17/9/2018).
“Kita minta agar dihentikan dulu untuk sementara. Kemarin kita lihat, masa helmnya para pekerja saja tidak ada dipakai. Kan bisa membahayakan keselamatannya,” terang Amirullah Jaya.
Tak hanya itu, legislator fraksi Hanura itu juga menilai pengawasan dalam proyek tersebut tidak optimal dan kurang tegas. Hal itu lantaran banyak pekerja yang tidak profesional dalam bekerja.
“Proyek pembangunan yang dilakukan itu harus melalui standar. Bukan hanya mau mencapai target, kita lihat pekerja tidak ada yang pake helm. Kalau itu yang menjadi masalah itu akan menjadi sorotan oleh masyarakat,” jelasnya.
Olehnya, Pengganti Antar Waktu (PAW) Mustagfir Sabri itu menegaskan agar proses pembangunan gedung tersebut untuk sementara dihentikan.
“Kalau bisa dihentikan dulu sementara saja sampai semua mebenahi aturan sesuai standar pekerjaan, untuk menjaga keselamatan dan keamanan kerja,” tandasnya. (*/yud)
Editor: Yudhi





