Ini Alasan Arema Mainkan Hardianto Sebagai Pengganti

Ahmad Nur hardianto.

InfoSulsel.com, Makassar – Arema FC menelan kekalahan tandang keempat beruntun setelah ditaklukkan PSM Makassar dengan skor 1-2 di Stadion Mattoanging, Makassar, Minggu (14/10/2018).

Singo Edan yang ditinggal striker andalannya, Dedik Setiawan, harus bermain dengan formasi 3-5-2 sejak awal laga. Baru pada menit 36, pelatih Milan Petrovic memasukkan Ahmad Nur Hardianto mengganti Israel Wamiau dan kembali ke formasi lazimnya, yakni 4-3-3.

Bacaan Lainnya

“Disimpannya Hardianto merupakan bagian dari taktik. Di luar itu, Ia juga sempat tertarik ototnya setelah melawan Persebaya Surabaya,” ungkap asisten pelatih, Kuncoro, yang menggantikan Petrovic pada press conference setelah pertandingan.

Dengan kondisi pelik seperti itu, Arema FC mencoba memainkan alternatif duet Rivaldi Bawuo dan Dendi Santoso sebagai striker sejak menit awal padahal posisi asli kedua pemain tersebut adalah winger.

“Kami coba cari alternatif. Karena Dedik tidak ada maka Rivaldi dicoba menjadi starter tapi ada yang aneh karena strategi tidak berjalan,” tambah Kuncoro.

Alhasil dengan kondisi tertinggal dan perlahan menguasai penguasaan bola, Arema FC kemudian memasukkan Hardianto. Strategi tersebut membuahkan hasil dengan gol yang dihasilkan eks Persela Lamongan tersebut meski pada akhirnya harus takluk 1-2.

“Dengan kondisi sakit (otot tertarik), terpaksa Hardianto dimasukkan dan alhamdulillah Ia mencetak gol,” ucap Kuncoro.

Gol Hardianto ke gawang PSM Makassar merupakan gol keduanya pada dua penampilan terakhir. Ia pun layak disemati gelar subersub karena membuat dua gol tersebut setelah dimainkan sebagai pemain pengganti.(*)

Editor: Adriyan.

Pos terkait