Petaka di Penghujung Pertandingan Kubur Impian WK-23, di Final Kakha FC Tantang Bank Sulselbar

Kiper Kakha FC, Eki Arianto terpaksa harus meninggalkan gawangnya untuk membantu pemain lainnya demi mendapatkan gol. Upayanya tidak sia-sia. Gol balasan yang menjadi penentu kemanangan bagi timnya akhirnya tercipta di penghujung babak kedua. Berkat gol penyeimbang ini dilakukan penambahan waktu 2 x 10 menit.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Kemenangan WK-23 yang sudah di depan mata akhirnya sirna. Hasan mengubur mimpi pemain WK-23 untuk melaju ke partai final. Itu  setelah tendangan kerasnya menjebol gawang yang dijaga Chesar di penghujung pertandingan.

Kakha FC akhirnya menyusul Bank Sulselbar ke partai final Turnamen Sepakbola Walikota CUP IV 2018 setelah mengandaskan WK-23 dengan skor telak 4-1 pada laga semi final di Gelora Hasanuddin, Makassar, Kamis (18/10/2018) sore.
GOL PENENTU. Gelandang Kakha FC, Hasan melakukan tendangan bebas di luar kotak penalti. tendangan kerasanya berbuah gol. Gol balasan ini pula yang membuat waktu pertandingan diperpanjang 2 x 10 menit. Kakha akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 4-1 dan berhak meraih tiket ke partai final melawan Bank Sulselbar.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Mantan pemain PSM U-21, Hasan menjadi pahlawan kemengan Kakha setelah mencetak hattrick. Gol pemain bertubuh mungil ini dicetak di menit 79, 87 dan 96. Satu gol lainnya disumbang Asdar di menit 86. Sementara itu satu-satunya gol WK-23 dicetak Theo di menit 4.

Bacaan Lainnya

Dengan demikian anak asuh mantan pemain PSM dan PSIS Semarang, Faisal Maricar ini akan bertemu tim yang juga dihuni pemain-pemain muda, Bank Sulselbar pada partai puncak yang akan berlangsung pada Sabtu (20/10/2018).

Bank Sulselbar lebih dulu meraih tiket le partai final  setelah menumbangkan Persada FC dengan skor tipis 1-0, juga  pada partai semi final pertama, Kamis (17/10/2018).

Pertemuan antara Kakha FC versus WK-23 berlangsung seru. Sejak kick off babak pertama, kedua tim saling jual beli serangan. Pertahanan kedua tim juga sangat solid. Namun WK-23 lebih dulu mencuri gol pada menit 4 setelah tendangan keras Theo tak mampu dibendung oleh kiper Kakha FC, Eki Arianto.

Skor 1-0 bertahan hingga 1 menit jelang pertandingan usai. Namun pemain belakang WK-23 melakukan pelanggaran nyaris di dalam kotak penalti.
Gelandang Kakha FC, Hasan menjadi pahlawan kemenangan Kakha. Berkat tiga golnya mengubur impian tim WK-23 menuju final.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Hasan yang menjadi  algojo mampu mengecoh kiper WK-23, Chaesar. Bola melayang ke tiang jauh yanag tak mampu dijangkau penjaga gawang.

Gol ini disambut suka cita oleh pendukung Kakha. Wasit kemudian meniup pluit panjang. Pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2 x 10 menit.

Pertandingan baru berjalan enam menit Asdar menambah gol Kakha FC menjadi 2-1. Satu menit kemudian pemain nomor 55, Hasan menambah pundi-pundi golnya lewat tendangan bebas dari luar kotak penalti. Skor berubah menjadi 3-1

Tertinggal dua gol, anak-anak WK-23 coba bangkit. Juned dkk menggempur pertahanan Kakha. Namun benteng pertahanan Kakha yang digalang Kon Jun masih terlalu kuat untuk dijebol. Bukannya menyamakan skor. Justeru gawang Chaesar kembali bobol untuk keempat kalinya. Lagi-lagi melalui sepakan keras Hasan dari luar kotak penalti.

Hinga wasit menyudahi pertandingan skor tak berubah, tetap 4-1 untuk kemenangan Kakha.

Fasial Marichar, Pelatih Kakha FC mengaku puas melihat penampilan anak asuhnya.

‘’Ini buah dari kesabaran dan kerja keras semua pemain di lapangan. Mereka tak kenal lelah,” katanya

Sejak awal, Faisal mengaku sangat yakin anak asuhnya mampu memenangkan pertandingan penentuan tersebut. Beberapa pergantian pemain ia lakukan untuk merubah straegi. Hasilnya cukup memuaskan.

‘’Sejak babak pertama banyak peluang yang kami dapatkan.  Hanya tinggal waktu saja. Dan terbukti kami mampu memenangkan pertandingan setelah saya melakukan dua pergantian pemain di babak pertama,” ungkap Faisal.

Di partai final, Faisal sudah menyiapkan strategi khusus. Ia yakin tahun ini tim asuhannya mampu menjuarai turnamen Walikota Makassar Cup 2018.

Kekalahan tragis WK-23 memang sama sekali tak terduga. Selain bermaterikan pemain-pemain  berpengalaman, mereka juga sudah menang 1-0 jelang berakhirnya pertandingan. Namun petaka datang jelang wasit meniup pluit panjang di depan kotak 16.

WK-23 harus mengubur impiannya. Bersama Persada FC kedua tim ini dinyatakan sebagai juara tiga bersama dan berhak atas uang pembinaan masing-masing Rp 15 juta.

Sementara untuk juara 1 dan 2 akan ditentukan pada Sabtu akhir pekan ini.

 

Penulis : Asri Syahril

Pos terkait