Pemkot Makassar Bagi Bonus Rp 7,4 M untuk Atlet Peraih Medali di Porda Pinrang

Pemkot dan KONI Kota Makassar memberikan Rp 7,4 miliar lebih bagi atlet peraih medali di Porda Pinrang 2018.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM,MAKASSAR —  Sandeq Ballroom Hotel Claro, Ahad (11/11/2018) malam penuh sesak oleh ratusan atlet, pelatih, mekanik dan para manajer.  Mereka  berasal dari 35 cabang olahraga (Cabor) yang baru saja mengikuti Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI di Kabupaten Pinrang akhir September 2018 lalu.

Ketua KONI Kota Makassar, Agar Jaya.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Wajah 409 atlit, 67 pelatih, 16 mekanik dan para majaer yang semuanya mengenakan seragam atlet berwarna merah putih,  penuh ceriah. Seceriah saat mereka meraih prestasi di ajang multi event empat tahunan di Kabupaten Pinrang.

Bacaan Lainnya

Mereka hadir di hotel mewah yang terketak di Jalan AP Pettarani itu dalam acara “Penerimaan Kontingen, Penyerahan Bonus Serta Pembubaran Panitia Kontingen Porda XVI Kota Makassar’’ yang digelar oleh KONI Makassar.

Inilah malam yang ditunggu-tunggu bagi para atlet, malam penyerahan bonus dari Pemkot Makassar.

‘’Sesuai janji Bapak Walikota Makassar yang akan memberikan bonus bagi para atlet berprestasi di Porda Pinrang. Janji itu hari ini kami wujudkan,’’ kata Ketua KONI kota Makassar Agar Jaya yang disambut aplaus para atlet yang memenuhi Sandeq Ballroom.
Ketua Pertina dan Ketua KONI beserta para atlet Tinju Kota Makassar. Di Porda XVI 2018 Pinrang petinju Makassar menyumabng 3emas, 2 perak dan 1 perunggu.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Pada Porda XVI 2018 kontingen kota Makassar berjumlah 520 orang. 409 diantaranya adalah atlet. Selebihnya pelatih dan mekanik dan manajer. Mereka bertarung di 28 cabor. Namun dari jumlah tersebut hanya 309 mampu menyumbangkan 246 medali dari 26 cabor. Dengan rincian 103 medali emas, 76 perak, dan 67 perunggu.

‘’Selain itu, ada 70 atlit, pelatih, dan mekanik yang mengikuti 7 cabor eksebisi yakni Tree Ex Tree, Open Water, Anggar, Barongsai, Petanque, Yong Moodo, dan Gate Ball,” ungkap Agar Jaya saat membacakan laporannya.

Perolehan medali kota Makassar ini jauh melampaui daerah lainnya. Ini pulam yang menjadikan  Makassar kembali mempetahankan status juara umum pada Porda 2018 di Pinrang.

“Alhamdulillah kontingen Makassar mempertahankan status juara umum di Pinrang. Meski tidak memenuhi target perolehan medali sebanyak 122 emas, 78 perak, dan 72 perunggu, tetapi Makassar tetap juara umum,” kata Agar Jaya.

Dari 28 cabor yang dipertandingkan, Makassar mendominasi 11 cabor. Masing-masing renang (20 emas, 15 perak, dan 5 perunggu), menembak (11 emas, 3 perak, dan 3 perunggu), karate (10 emas dan 3 perunggu), kempo (9 emas, 8 perak, dan 4 perunggu), dan Panjat Tebing (9 emas, 6 perak, dan 4 perunggu).

“Cabor Balap Sepeda, Biliard, Bola Basket, Futsal, dan Tinju juga berhasil mencapai target. Namun, masih ada 17 cabor yang belum mencapai target. Bahkan ada 2 cabor belum berhasil mencatat prestasi yakni Balap Motor dan Sepakbola,” ungkap Agar Jaya.

Menurut Agar Jaya, bonus yang diberikan kepada atlet berprestasi ini nilainya Rp 7,4 miliar lebih. Nilai bonus yang diberikan memang tidaklah sama. Untuk medali emas perorangan, misalnya. Nilainya Rp 25 juta, perak Rp 15 juta dan perunggu Rp 10 juta. Sementara untuk beregu, masing-masing medali emas Rp 12,5 juta perorang, perak Rp7,5 juta peratlet dan peraih medali perunggu, Rp5 juta peratlet.

Dari 309 atlet peraih medali ada tiga atlet yang meraih bonus terbesar. Masing-masing  Alivani Ver Khadijah atlet panjat tebing yang meraih bonus Rp 162 juta, Andi Eko Saputra Rp 157 juta dan Ananda Rintania Rp 150 juta, Dua nama terakhir dari cabor renang.

Pemkot Makassar juga tak melupakan jasa pelatih, mekanik dan manajer. Mereka juga mendapat bonus Rp 5 juta perorang.

Selain atlet Porda, Pemkot dan KONI Makassar juga memberikan bonus kepada dua atlet asal kota Makassar yang mampu berprestasi di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Keduanya adalah  Syahrul Saputra, atlet dayung peraih medali perak dan perunggu kelas kano/kayak sprint cabor Dayung dan Nofrizal atlet sepak takraw peraih 1 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu. Keduanya masing-masing mendapat bonus Rp 30 juta.

 

Berikut nilai bonus yang diterima atlet, pelatih, mekanik dan manajer:

Bonus atlet peraih medali kategori perorangan:
– Emas Rp25 juta tiap atlet
– Perak, Rp15 juta tiap altet
– Perunggu, Rp10 juta tiap atlet

Bonus atlet peraih medali kategori beregu:
– Emas sebesar Rp12,5 juta per atlet
– Perak sebesar Rp7,5 juta per atlet
– Perunggu sebesar Rp5 juta per atlet

Untuk Pelatih, Manajer, dan Mekanik masing-masing diberikan bonus sebesar Rp5 juta. 

Pelatih yang altetnya meraih medali juga diberikan bonus tambahan :

  • Emas, Rp2,5 juta
  • Perak, 1,5 juta
  • Perunggu, Rp1 juta.

 

Penulis : Adriyan

Editor : Asri Syahril

Pos terkait