InfoSulsel.com, Jakarta – Tujuh kartu kuning dan dua kartu merah mewarnai pertandingan Bhayangkara FC melawan PSM Makassar yang berakhir 0-0 di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (3/12/2018).
Sejatinya, kedua kesebelasan berhasil mencetak gol melalui proses yang sama yakni bola rebound hasil tendangan dari luar kotak penalti. Namun, kedua gol tersebut dianulir wasit Hadiyana karena offside.
Apabila babak pertama berjalan ketat di mana bola hanya berkutat di lapangan tengah. Pada babak kedua berjalan terbuka dan dihujani kartu.
Pada menit 50 dan 51, kedua kesebelasan silih berganti mengancam satu sama lain. Juku Eja mengancam lebih dahulu melalui shooting Rahmat dari luar kotak penalti yang masih diblok Wahyu Tri Nugroho, kemudian dibalas heading Elio Martins yang diblok Hilmansyah.
PSM Makassar kembali membuang dua peluang di menit 53 dan 56. Pertama, melalui shooting Guy Junior menyambut crossing Hasyim Kipuw yang melenceng tipis di saat Wahyu telah mati langkah. Kedua, Marc Klok melepas shooting dari luar kotak penalti yang juga masih diblok Wahyu.
Pertandingan memanas di menit 58 di mana terjadi insiden perkelahian antara Elio dan Kipuw. Alhasil keduanya diganjar kartu merah oleh Hadiyana.
Tamu kembali mengancam di menit 63 melalui Klok. Penetrasi gelandang asal Belanda tersebut gagal menghasilkan gol setelah sepakannya diblok dan hanya menghasilkan corner kick.
Tiga menit berselang PSM Makassar berhasil mencetak gol. Berawal dari shooting Zulham Zamrun dari luar kotak penalti yang diblok Wahyu, bola rebound disambar Sandro. Akan tetapi, asisten wasit mengangkat bendera bertanda striker asal Hong Kong tersebut terjebak offside.
Kiper muda PSM Makassar, Hilman, menunjukkan bakatnya sebagai kiper masa depan Indonesia. Pada menit 69, kiper asal Kabupaten Jeneponto tersebut melakukan double save dari percobaan Herman Dzumafo dan Paulo Sergio.
Pada menit 73 dan 74 kedua kesebelasan kembali membuat peluang yang masih melebar. Heading Dzumafo yang menyambut corner kick masih melenceng dan percobaan Zulham dari luar kotak penalti juga melenceng.
Giliran tuan rumah yang golnya dianulir di menit 79. Shooting dari luar kotak penalti Sergio yang menerpa mistar gawang disambar Alsan Sanda menjadi gol. Akan tetapi, pemain pengganti tersebut juga dianggap offside oleh hakim garis.
Kembali kedua kesebelasan menghasilkan peluang pada menit 82 dan 83. Namun lagi-lagi percobaan Sergio dan Zulham dari luar kotak penalti masih melambung tipis di atas gawang.
PSM Makassar menghasilkan peluang terakhirnya di masa injury time. Crossing M. Rahmat disambut sundulan mematikan Steven Paulle. Akan tetapi, bola masih tipis di atas mistar gawang.
Bhayangkara FC hampir saja mengubur ambisi juara PSM Makassar pada penghujung pertandingan. Beruntung, Hilman berhasil membaca tembakan Dzumafo dalam situasi one on one.
Hasil ini membuat Bhayangkara FC mengoleksi 50 poin dan berada di peringkat empat. Sementara PSM Makassar harus turun ke peringkat kedua dengan 58 poin dan terancam gagal meraih juara musim ini.
Susunan Pemain Bhayangkara FC vs PSM Makassar:
Bhayangkara FC (4-2-3-1):
Wahyu 1; Putu 2, Vujovic 3, Kahfi 27 (c)/Nurhidayat 32 (46′), Rochman 5; Alis 18/Alsan 17 (79′) Yu Jun 89; Subo 23, Mofu 7/Dzumafo 99 (63′) Sergio 80; Elio 29.
Pelatih: Simon McMenemy
PSM Makassar (4-4-2):
Hilman 97; Hendra 2/Asnawi 14 (76′), Paulle 86, Abd Rahman 28, Kipuw 15; Pluim (c) 80, Pellu 19, Klok 10, Rahmat 11; Guy 39/Zulham 7 (58′), Sandro 29/Ferdinand 6 (73′).
Pelatih: Robert Alberts.
Editor: Adriyan.





