InfoSulsel.com, Makassar – Mengakhiri Liga 1 2018 dengan status runner up membaya PSM Makassar kembali berkancah di kompetisi level Asia setelah partisipasi terakhir pada 2005 atau 14 tahun silam di ajang AFC Champions League.
Anak asuh Robert Alberts akan berkompetisi di Asian Football Confederation (AFC) Cup 2019. Kompetisi kasta kedua klub Asia di bawah AFC Champions League atau setara dengan UEFA Europa League di benua biru.
Juku Eja tergabung di grup H bersama runner up Singapore Premier League, Home United. Runner up Philippines Football League, Kaya FC. Serta delegasi Laos, Lao Toyota FC yang menjadi kampiun Lao League.
“Kami bahagia telah mengunci satu tiket ke AFC Cup, sangat bagus untuk PSM setelah 14 tahun berlalu,” ungkap Robert Alberts beberapa waktu lalu.
Namun, perjuangan PSM Makassar menembus fase penyisihan grup H AFC Cup 2019 akan terasa berat karena tidak akan berkandang di Stadion Mattoanging, Makassar, yang tidak memenuhi standar AFC. Klub tertua di Indonesia tersebut akan menggunakan Stadion Pakansari, Bogor.
“Pemain sangat ingin bermain di AFC Cup di kandang sendiri dihadapan ribuan suporter. Namun, kami tidak akan bisa,” tutur Robert.
Sejatinya, berkiprahnya PSM Makassar di AFC Cup 2019 juga tidak terlepas dari kinerja manajemen yang berhasil meraih lisensi klub profesional dari AFC selaku otoritas tertinggi sepakbola Asia.(*)
Editor: Adriyan





