Letjen Doni Monardo Batal Dilantik jadi Kepala BNPB

Letnan Jenderal Doni Monardo.

INFOSULSEL.COM, JAKARTA — Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Letnan Jenderal Doni Monardo batal dilantik menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggantikan Laksamana Muda Willem Rampangilei.

Padahal undangan pelantikan yang akan berlangsung hari ini, Rabu (2/1/2019), sudah beredar. Namun rencana pelantikan itu batal.

Juru bicara Presiden, Johan Budi Sapto Prabowo mengatakan pelantikan batal karena agenda Presiden Joko Widodo.

“Pak Presiden mendadak harus ke Lampung,” kata Johan melalui pesan teks, Selasa, 1 Januari 2019.

Sebelumnya, Letjen Doni Monardo juga disebut-sebut sebagai salah satu kandidat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Namun, istana lebih memilih Letnan Jenderal Andika Perkasa yang juga menantu mantan Kepala Badan Intelijen Negara Abdullah Mahmud Hendropriyono sebagai KSAD.

Karir militer Doni Monardo dimulai setelah lulus Akademi Militer 1985. Ia pernah bertugas di Kopassus, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Komando Daerah Militer (Kodam), hingga Dewan Ketahanan Nasional. Berikut sejumlah fakta tentang Doni Monardo:

-Bersinar di TNI

Lulus dari Akademi Militer, Doni langsung bertugas di Kopassus, pada 1986-1998. Dia pernah ditugasi ke daerah konflik, yakni Timor Timur dan Aceh. Setahun di Aceh, Doni ditarik ke Jakarta untuk bergabung dengan Paspampres.

Tahun 2006, Doni dipindahkan ke Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat. Ia dipromosikan menjadi Komandan Grup A Paspampres hingga 2010. Tak berapa lama dia lalu ditugasi menjadi Komandan Resor Militer 061 Surya Kencana Bogor, Jawa Barat.

Cuma beberapa bulan menjadi Danrem, Doni diangkat menjadi Wakil Komandan Jenderal Kopassus. Doni pun pernah ditugasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Wakil Komando Satuan Tugas untuk pembebasan kapal MV Sinar Kudur yang dibajak perompak Somalia. Tugas itu juga yang mengantarnya meraih jenderal berbintang satu.

-Danpaspampres di era SBY dan Jokowi
Lelaki kelahiran Cimahi, Jawa Barat pada 10 Mei 1963 ini menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di era dua presiden. Doni mulai menjadi Komandan Paspampres pada Juni 2012 saat masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode kedua. Doni juga mencicipi mengawal Presiden Jokowi di awal masa jabatannya, sebelum akhirnya digantikan oleh Andika Perkasa yang kini menjadi KSAD.

Penulis : Asril

Pos terkait