oleh

ARA Lebih Memilih AHY, Jika Kelak SBY Mundur jadi Ketum Demokrat

MAKASSAR, INFOSULSEL.COM– Nama Agus Harimurti Yudhoyono muncul sebagai figur yang dinominasikan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Sejak awal putra sulung Presiden RI ke-6 yang akrap disapa AHY itu memang digadang-gadang sebagai penerus kepemimpinan Partai Demokrat. Meski, rencana tersebut bukan dalam waktu dekat ini. Apalagi jelang Pemilu 2019.

Ketua Kosgama Partai Demokra, Agus harimurti Yudhoyono.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Dari Makassar, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat, Adi Rasyid Ali, pun sepakat jika kelak AHY menjadi penerusa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY sebaga Ketua Umum partai berlambang segitiga mercy itu.

ARA, sapaan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini punya alasan mendukung AHY.  Ia menilai Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) itu sebagai sosok yang cerdas, berjiwa muda, dan memiliki kemampuan politik.

“Soal siapa yang kelak akan meneruskan kepemimpinan di pucuk pimpinan Demokrat, menurut saya sosok AHY yang sangat tepat menggantikan figur SBY. Kapasitasnya tidak diragukan lagi. Dan, saya kira itu putusan yang tepat,” sebut ARA,  Rabu (27/2/2019).

AHY, menurutnya sudah dikader dari awal.  Mulai dari Pilgub DKI sampai sekarang sudah sangat matang untuk menjadi Ketum Demokrat.

‘’Saya melihat keberadaan AHY sebagai anak muda yang milenial mampu membesarkan Demokrat. Bahkan ke depan AHY bisa melakukan terobosan-terobosan baru,” katanya.

Adik kandung Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Periode 2003 – 2010, Reza Ali,  juga menilai AHY bisa lebih cepat merespon tantangan dan harapan kedepan sebagai seorang anak muda.

‘’Apalagi AHY sudah keliling Indonesia. Pasti sudah tahu seperti apa keinginan bangsa dan kebutuhan anak muda dan kaum milenial di negeri ini,’’ tutur ayah tiga anak ini.

ARA juga menilai AHY memiliki nilai marketing politik. ‘’Ini sangat dibutuhkan. Popularitas dan elektabilitas figur sangat dibutuhkan untuk mendongkrak ekektabilitas partai ke depannya,” ungkapnya.

Politisi yang juga Ketua Pengprov Pertina Sulsel ini menambahkan apa yang dimiliki SBY juga dimiliki AHY. Ia menyebut komunikasi dan marketing politik. “Kita butuh pemuda yang tanggak dan cepat bertindak,” ucap ARA.

Sebelumnya muncul kabar AHY bakal menggantikan SBY sebagai Ketum Demokrat. Kabar itu beredar melalui Whatsapp. Kabar itu muncul karena SBY tengah konsentrasi mengurus kesembuhan Ibu Ani Yudhoyono yang tengah dirawat di National University Hospital (NUH) Singapura. Inilah yang  menimbulkan wacana percepatan regenerasi posisi Ketua Umum Partai Demokrat.

Kesibukan mengurus kesembuhan Ibu Ani dalam praktiknya telah mengubah sejumlah rencana kegiatan SBY dalam menghadapi Pemilu 2019 ini. Seperti rencana jadwal roadshow politik SBY bersama Prabowo Subianto di Jawa Timur dipastikan urung dilaksanakan. Belum lagi agenda konsolidasi di internal Partai Demokrat yang juga batal dilaksanakan.

Namun informasi soal pergantian SBY dibantah oleh sejumlah fungsionaris partai berlambang Mercy ini. Karena pergantian ketua umum hanya bisa dilakukan melalui forum kongres baik melalui kongres biasa maupun kongres luar biasa. Agenda tersebut rutin dilaksanakan secara berkala lima tahun sekali.

Penulis : Asri Syahril

News Feed