INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Indonesia akan menggelar pesta demokrasi 17 April 2019 mendatang. Agendanya, selain pemilihan anggota legislatif (Pileg) DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten-Kota, juga akan digelar pemilihan presiden.
Demi damainya penyelenggaraan agenda politik 5 tahunan ini di Makassar Polrestabes dan KPU Makassar selaku penyelenggara Pemilu menggelar ‘Deklarasi Pemilu Damai 2019’ di pelataran Lapangan Karebosi, Senin (11/3/2019) pagi.
Deklarasi Pemilu 2019 dengan tema ‘Aman, Damai, Sejuk, dan Menggembirakan” ini dihadiri seluruh elite partai politik peserta pemilu 2019 pala level kota Makassar. Diantara yang hadir adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kota Makassar, Adi Rasyid Ali.
ARA, sapaan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini tidak datang sendiri. Ia didampingi Sekretaris dan Bendahara DPC Partai Demokrat Abdi Asmara dan Fatmawati Wahyuddin. Ketiga petinggi partai berlambang segitiga mercy ini juga merupakan incumbent Caleg DPRD di tiga daerah pemilihan berbeda di Makassar.
ARA, misalnya. Ia merupakan caleg incumbent Dapil 4 kecamatan Panakkukang dan Manggala. Sementara Abdi Asmara caleg dari partai Demokrat dapil 3 meliputi kecamatan Tamalanrea-Biringkanayya. Akan halnya Fatmawati Wahyuddin juga incumbent dari dapil 2 meliputi kecamatan Wajo, Ujungtanah, Bontoala dan Kepulauan Sangkarrang.
Ketua KPU Kota Makassar, Farid Wajdi mengatakan, pelaksanaan Pemilu kali ini akan sangat kompleks. Alasan dia, selain Pilpres akan dibarengi juga dengan Pileg.
“KPU akan bekerja seoptimal mungkin menata jalannya Pemilu 2019 (Pilpres dan Pileg) dengan sebaik-baiknya. Kepada seluruh pihak saya harapkan untuk terlibat dalam menyukseskan pesta demokrasi ini,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo menegaskan, pelaksanaan Pemilu akan dijaga ketat oleh pihak kepolisian. Ia berjanji akan menindak tegas mereka yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Pada pesta demokrasi ini saya harap berjalan aman, sejuk, dan damai. Untuk wilayah Kota Makassar sendiri akan dikawal sekitar 3.000-an personil. Barangsiapa melakukan tindakan yang melanggar aturan seperti menyebar berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian, akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tegas perwira tiga melati ini.
Deklarasi Damai Pemilu ditandai pembacaan dan penandatanganan ikrar oleh para elite partai politik peserta pemilu.
Pelepasan balon ke udara juga dilakukan sebagai simbolik Pemilu 2019 yang aman, damai, dan sejuk.
Turut hadir dalam kegiatan ini, seluruh komisioner KPU Kota Makassar, Bawaslu Kota Makassar, perwakilan Pengadilan Negeri, personil TNI-Polri, Walikota Makassar beserta jajaran, Ketua DPRD Kota Makassar beserta jajaran, Pimpinan Partai Politik, dan Tim Sukses Paslon Pemilu.
Penulis : Rheno
Editor : Asril





