Penuh Kontroversi, PSM Ungguli Bhayangkara 1-0 di Babak Pertama

Rahmat Syamsuddin bersiap menerima crossing saat melawan Kalteng Putra pada matchday pertama penyisihan grup Piala Presiden 2019. Foto: Official PSM Makassar.

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – PSM Makassar unggul 1-0 atas Bhayangkara FC hingga babak pertama berakhir pada leg kedua perempatfinal Piala Indonesia di Stadion Mattoanging, Makassar, Jum’at (3/5/2019).

Mengejar ketertinggalan dua gol, Juku Eja membuka peluang di menit 6 kala set piece Marc Klok disambut sambaran Abdul Rahman yang diteruskan sontekan Zulham Zamrun di mulut gawang, sayang bola masih mampu diblok Awan Setho.

Bacaan Lainnya

Tiga menit berselang tuan rumah mengkreasikan peluang melalui Rahmat Syamsuddin yang menerima chip ball Eero Markkanen dari tengah lapangan, akan tetapi half volley sang winger masih melenceng di sisi kiri gawang.

Willjan Pluim mengeluarkan magisnya di menit 13 dengan mengecoh dua gelandang The Guardian, sayang shoot kaki kiri sang kapten masih lemah sehingga mampu diamankan Awan Setho.

Tuan rumah mendapat peluang emas membuka skor di menit 19 kala free kick kaki kanan Klok meluncur mulus ke arah gawang dan melewati pagar betis, akan tetapi dewi fortuna belum berpihak kala bola tipis di sisi kanan gawang.

Peluang pertama diraih tamu di menit 22 dimana Dendy Sulistyawan berhadapan one on one dengan Rivky Mokodompit setelah mendapat long pass dari jantung pertahanan sendiri, beruntung Rivky dengan tenang membaca arah sepakan Dendy.

Eks Persela Lamongan kembali mengancam dua menit berselang, memanfaatkan bola liar hasil buruknya koordinasi lini belakang tuan rumah, Dendy melepas shoot kaki kanan dari luar kotak penalti namun masih melambung.

Rivky kembali menunjukkan kualitasnya di menit 26, kala untuk kali kedua menggagalkan pinalti Anderson Salles setelah sebelumnya Asnawi kedapatan handball di dalam kotak pinalti.

Kontroversi terjadi di menit 28 kala free kick Salles yang menerpa mistar gawang telah melewati garis gawang, namun sang pengadil lapangan tidak mengesahkan gol dan terus melanjutkan pertandingan.

Memanfaatkan momen pemain The Guardian yang mengerumuni wasit, Juku Eja melepas fast break dimana Asnawi sukses menerobos ke dalam kotak pinalti dan mengirim cut back kepada Rahmat yang diselesaikan menjadi gol, 1-0 untuk tuan rumah.

Namun selepas gol tersebut, pemain dan ofisial Bhayangkara FC yang tidak menerima dua momen kontroversial tersebut dengan terus melayangkan protes kepada perangkat pertandingan namun keputusan wasit tetap mengesahkan gol Rahmat.

Di menit 35, tamu kembali mendapat bola liar di luar kotak pinalti, kali ini Hargianto yang melepas shoot juga menuai hasil yang sama seperti upaya Dendy sebelumnya.

Tiga menit berselang, Salles kembali mendapat kesempatan free kick, namun karena jarak yang lebih jauh dibanding sebelumnya membuat bola melenceng di sisi kanan gawang Rivky.

Skor 1-0 untuk PSM Makassar bertahan hingga babak pertama berakhir dan membuat agregat menjadi kian tipis yakni 3-4 masih untuk keuntungan Bhayangkara FC.

Susunan Pemain PSM Makassar vs Bhayangkara FC:

PSM Makassar (4-2-3-1):
Rivky 20; Asnawi 14, Evans 4, Rahman 28, Beny 32; Pellu 19, Klok 10; Zulham 7, Pluim 80 (c), Rahmat 11; Markkanen 9.
Pelatih: Darije Kalezic.

Bhayangkara FC (4-3-3):
Setho 12; Putu Gede 2, Salles 34, Kahfi 27, Bagas 55; Hargianto 8, Mofu 7, Reksa 98; Alsan 17, Dendy 9, Iskandar 37.
Pelatih: Angel Alfredo Vera.

Pos terkait