INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Yayasan Pendidikan Publik Sulawesi Selatan ( YPP-Sulsel) menggelar pengenalan lingkungan sekolah (PLS) yang dikuti 100-an siswa baru SMK Publik tahun ajaran (TA) 2019-2020.

Ketua Yayasan Pendidikan Publik Sulsel, Hj Herlina Amin Noor mengatakan PSL gelombang pertama diikuti seluruh siswa baru SMK di Aula SMK Publik Jalan
Maccini Tengah No.50-54, Kelurahan Maccini, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kegiatan yang menjadi tradisi tahunan di lembaga pendidikan ini akan berlangsung selama empat hari mulai Kamis – Sabtu (17-20/7/2019).
“Seluruh siswa baru wajib mengikuti kegiatan ini. Ada sejumlah materi yang disajikan dengan nara sumber yang berbeda-beda dan berkompeten,” jelas Lina, sapaanya.
Materi yang disajikan diantaranya memperkenalkan YP Publik Sulsel, dampak penyalahgunaan narkoba yang akan melibatkan pihak Satnarkoba Polrestabes Makassar, dan dampak teknologi di era modern.
Yang tak kalah menariknya karena pihak Yayasan Pendidikan Publik juga mengundang pihak Disnaker kota Makassar guna menjelaskan peluang lapangan kerja bagi alumni SMK.
“Kami melibatkan pihak Disnaker untuk menjelaskan kepada anak didik bahwa peluang kerja bagi alumni SMK swasta dan negeri tidak ada bedanya. Karena yang dibutuhkan adalah skul,” tegas Lina, sapaannya.

Selain materi tersebut siswa baru SMK Publik juga diberi materi arti dan makna wawasan wiyata mandala, kesadaran berbangsa dan bernegara, pendidikan karakter, kurikulum 2013, mpls pramuka dan cara belajar dan efektif.
Lina mengaku bersyukur karena TA 2019 jumlah siswa dan siswi yang mendaftar di SMK Publik Makassar mengalami peningkatan.
“Alhamdulillah tahun ini ada peningkatan penambahan siswa SMK Publik yang mendaftar pada gelombang pertama sudah 100 lebih,” ujarnya.

Sebagai Ketua Yayasan, Lina senantias berusaha menghadirkan yang terbaik untuk peserta anak didik dan segala sarana dan prasarana yang diperlukan.
“Seperti laboratorium komputer, lab perkantoran sesuai dengan program yang ada di lingkungan sekolah,” katanya.
Siswa baru SMK Publik mengikuti PLS dengan materi arti dan makna wawasan wiyata mandala, kesadaran berbangsa dan bernegara, pendidikan karakter, kurikulum 2013, mpls pramuka dan cara belajar dan efektif.
YP Publik Sulsel berdiri sejak 1979. ASMI Publik menjadi lembaga pendidikan pertama. Alumninya sudah 28 ribu lebih yang tersebar di seluruh Indonesia dan Mancanegara. Sebagia besar telah bekerja sebagai profesional.
Selain ASMI, YPP Sulsel juga mengelola STIM Publik dan SMK Publik. ‘’Khusus sekolah kejuaran ini membina empat program keahlian. Masing-masing Administrasi Perkantoran (AP), Akomodasi Perhotelan (APH), Akuntansi (AK) dan teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dengan akreditasi B,” jelas Hj Lina.
Program SPP gratis di YP Publik menjadi tradisi tahunan. Seperti TA sebelaumnya, program gratis ini tetap dilanjutkan.
‘’Itu berlaku di semua jenjang. Ini kami lakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” papar Hj Lina.(Asriel)





