4 Petinju Sulsel Dipastikan Raih Tiket PON XX 2020 Papua

Petinju Sulsel Daud Fairyo, sudut biru, memukul jatuh petinju berpengalaman asal Maluku di kelas 64 kg, Kenedy Patinama.(FOTO: ASRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, TERNATE — Sampai hari ke empat, Sulawesi Selatan dipastikan telah meloloskan empat petinjunya menuju  PON XX 2020 di Papua. Kepastian itu diperoleh setelah dua hari berturut-turut meraih hasil maksimal. Tiga petinju putra dan satu petinju putri pada Senin dan Selasa (23-24/9/2019) di Kejurnas Pra Kualifikasi PON XX cabor tinju di Stadion Kie Raha, Kota Ternate, 20-27 September 2019.

Petinju Sulsel, Charles Katiandago, sudut biru kelas 75 kg, menumbangkan petinju sarat pengalaman wakil Bali, Cakti Dwi Putra. (FOTO: ASRI SYAHRIL)

“Sulsel masih berharap satu petinju lainnya yakni Haris Mongga yang akan naik ring di babak penentuan hari ini,” kata Manajer Tim Tinju Sulsel Muhammad Tawing di Ternate, Selasa (24/9/2019).

Bacaan Lainnya

Keempat atlet Sulsel yang meraih tiket PON XX Papua yakni Holy Masihor di kelas 52 kg. Ia lolos setelah mengandaskan lawan kuat wakil Jawa Barat, Hendra Soisa. Tiket kedua diraih melalui atlet Sulsel dari kelas 75 kg, Charles Katiandago. Petinju asal Sasana Kostrad Brigif 3/TBS Batalyon 431 SSP Kariango ini mampu menumbangkan petinju sarat pengalaman wakil dari pulau Dewata, Bali, Cakti Dwi Putra.

Sementara itu petinju muda Sulsel lainnya juga dari sasana Petinju asal Sasana Kostrad Brigif 3/TBS Batalyon 432 WSJ Kariango. Dia adalah Daud Fairyo. Petinju berdarah Papua yang turun di kelas 64 kg ini juga mengalahkan petinju berpengalaman wakil Maluku, Kenedy Patinama. Satu-satunya petinju putri yang meraih tiket diajang multi event olahraga empat tahun, yakni Indiawati Haer. Lolos setelah menumbangkan petinju Kalimantan Tengah,  Luh Yuliana di kelas 56 kg.

Pada hari keempat Pra PON XX Wilayah Tengah dan Timur 1, Senin (23/9/2019) Sulsel menurunkan enam petinjunya. Tiga atlet dipastikan lolos PON Papua dan tiga lainnya gagal. Mereka adalah Sri Rahayu kelas 45 kg kalah dari wakil Kaltim  Jihan Mainong Barana.

Sementara itu M Idris, satu dari petinju sasana Kostrad harus mengakui keunggulan petinju Pelatnas wakil Jawa Barat Walmer Sosu di kelas 60 kg. Akan halnya M Sada, juga anggota Kostrad kalah angka dari eks petinju Pelatnas sarat pengalaman, Grece Savon Simangunsong di 69 kg Jabar.

Sulsel kembali akan menurunkan dua petinjunya di partai penentuan, Selasa (24/9/2019). Keduanya, Indriawati Haer dan Haris. Petinju asal Sasana Kostrad ini turun di kelas 91 kg putra. Dia akan menantang Dorus Birino dari Papua Barat.

Di ajang Pra PON Wilayah Tengah dan Timur 1 Pengurus Pusat Pertina mempertandingkan 17 kelas. Sulsel mengikutkan 12 petinjunya. Tujuh diantaranya gagal lolos di Pra PON Pertama. Namun kesempatan kedua masih dibuka pada ajang yang sama di Bogor, Desember 2019.

(Riel)

Pos terkait