Aroma Busuk dari Kandang Babi di Panaikang, Camat Panakkukang : Akan Dipindahkan

Camat Panakkukang, Thahir Dg. Ngalli meninjau kandang babi di di RT 01 dan RT 10, RW 03, kelurahan Panaikang, kecamatan Panakkukang.

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Camat Panakkukang, Kota Makassar,  Thahir Dg Ngalli segera menindaklanjuti rekomendasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar terkait bau busuk yang berasal dari peternakan babi di RT 01 dan RT 10, RW 03, Jl Haji Kalla kelurahan Panaikang, kecamatan Panakkukang.

“Kami akan menindaklanjuti rekomendasi dari DLH Makassar. Besok kami akan rapat dengan mengundang DLH, Satpol PP Makassar, warga setempat, dan peternak,” jelas Camat Thahir Dg Ngalli dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan melalui Humas Pemkot Makassar, (4/9/2019).

DLH Kota Makassar telah mekomendasikan untuk menindaklanjuti  pelarangan peternakan babi di kawasan Jl Haji Kalla. Pasalnya aroma kurang sedap yang ditimbulkan akibat peternakan ini meresahkan warga. Rekomendasi tersebut sebenarnya sudah lama. Keluar sejak 25 Februari 2019

Sebelumnya, Camat Panakkukang telah melakukan beberapa kali pertemuan yang menghadirkan warga setempat, dan warga yang beternak untuk menemukan solusi persoalan ternak babi yang berlokasi di RT 01 dan RT 10, RW 03, kelurahan Panaikang, kecamatan Panakkukang.

Dari hasil pertemuan itu, disepakati warga beternak bersama pemerintah kecamatan Panakkukang akan merelokasi peternakan babi ke wilayah yang jauh dari pemukiman penduduk.

“Jika berjalan lancar, tahun ini dapat terealisasi. Peternakan Babi di jalan Haji Kalla akan direlokasi ke tempat yang jauh dari pemukiman warga,” lanjutnya.

Untuk menentukan lokasi yang akan dituju, pemerintah kecamatan Panakkukang akan bermusyawarah dengan instansi teknis terkait lingkup Pemkot Makassar.  Mengingat lahan kosong yang ada di kota Makassar jumlahnya terbatas, apalagi lahan yang akan dimanfaatkan sebagai peternakan Babi yang lokasinya harus berada jauh dari pemukiman warga.

Thahir berharap, rapat yang akan digelar besok memberikan titik terang bagi penyelesaian masalah peternakan Babi di wilayah pemerintahannya.  “Insya Allah akan dimusyawarahkan agar segera dituntaskan masalah ini,” harap Tahir.

(Riel)

Pos terkait