DPC Demokrat Makassar Penentu Balon yang Ingin Diusung di Pilwalkot 2020

Sekretaris DPC Partai Demokrat kota Makassar Abdi Asmara.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Partai Demokrat kota Makassar menjadi salah satu partai yang diincar para bakal calon (balon) walikota Makassar di Pilkada serentak 2020. Namun partai  berlogo segi tiga mercy ini lebih memprioritaskan mengusung kader internalnya.

Hal itu ditegaskan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat kota Makassar, Adi Rasyid Ali menanggapi persiapan partainya menghadapi perhelatan politik tersebut di kota berpenduduk hampir 2 juta jiwa  ini.

Bacaan Lainnya

“Kita tentu akan memprioritaskan mendorong kader internal,” kata ARA, sapaan wakil Ketua DPRD Kota Makasar kepada INFOSULSEL.COM, Rabu (4/9/2019).

Menurut ARA semua kader Demokrat punya peluang yang sama. Sementara bakal calon walikota Makassar 2020 yang ingin mengendarai Demokrat, akan diputuskan oleh DPC Partai Demokrat Makassar.

Intinya Demokrat Makassar akan membuka penjaringan balon walikota Makassar. ‘’Tapi, semua harus melewati mekanisme. Dan itu harusakan diputuskan oleh DPC Demokrat kota Makassar  bersama pengurus PAC,” timpal Sekretaris DPC Parai Demokrat kota Makassar, Abdi Asmara.

Meski begitu politisi senior partai besutan Presiden RI ke-6 Susuilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang kembali terpilih sebagai anggota DPRD Makasar pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu dari Dapil 3 Tamalanrea-Biringkanayya menegaskan terkait mekanisme pihaknya masih menunggu petunjuk dari DPD dan DPP Partai Demokrat.

‘’Proses Pilwali masih lama. Kami masih menunggu seperti apa petunjuk dari DPD dan DPC. Kalau sudah ada tentu kita akan lakukan proses penjaringan. Yang pasti Demokrat sangat menghargai struktur dari bawah,” tegas Abdi.

Di bagian lain Abdi menegaskan lagi bahwa kader internal Demokrat, menjadi prioritas. Itu tak lain karena partai yang memotori dan memenangkan Kotak Kosong di Pilwali Makassar 2018 lalu pasca terdiskulifikasinya pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari ini berhasil meraih suara terbesar kedua di Pileg 2019.

“Kita akan memprioritaskan kader internal. Apalagi Demokrat meraih enam kursi dan menjadi peraih suara terbesar kedua di parlemen Makassar,” katanya.

Jelang Pilkada Makassar sejumlah nama disebut-sebut bakal maju merebut kursi 01 Makassar. Di antaranya Sukriansyah S  Latief, Munafri Arifuddin dan mantan Walikota periode 2014-2019, Moch Ramdhan Pomanto.

Nama terakhir bahkan diusung oleh partai Demokrat pada Pilwali 2014. Di Pilwali Makassar 2018  Demokrat kembali menjadi satu-satunya partai yang mengusung Danny Pomanto. Sementara 11 partai lainnya berada di pasangan lain. Namun Demokrat yang ‘dikeroyok’ pada kontestasi poltik lima tahunan di kota Daeng itu menjadi motor penggerak dan memenangkan Kotak Kosong.

(Riel)

Pos terkait