INFOSULSEL. COM, MAKASSAR — Alex Tatontos menjadi salah satu petinju andalan Sulsel di Pra PON XX 2020 yang akan berlangsung di Ternate, Maluku Utara. 20-28 September 2019. Medali emas menjadi target Alex di PON Papua 2020.
Sebelumnya Alex dua kali meraih medali emas di dua PON berbeda yakni PON XVIII 2012 di Pangkalan Kerinci, Riau, dan PON XIX 2016 di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Kali ini Pengprov Pertina Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali memberikan kesempatan kepada Alex Tatontos untuk mengulang prestasinya pada PON XX 2020 di Papua.
Tapi kali ini Alex tida lagi bertarung di kelas 75 Kg. Di PON mendatang ia naik satu kelas di kelas berat ringan 81 Kilogram (Kg). Di kelas ini atlet yang merangkap sebagai pelatih di sasana BPR 3/Kostrad Kariango ini merasa masih punya peluang merebut gelar terbaik. Ambisi pribadinya, mengejar hattrick meraih emas di tiga PON berbeda.
Petinju kelahiran Sangihe, 31 Agustus 1980 ini bersama 11 petinju lainnya masuk dalam tim inti skuad Pra PON yang akan bertarung di Ternate, Maluku Utara, 20-27 September 2019.
Bagi Alex, usia bukanlah halangan untuk meraih prestasi. Apalagi kondisinya memang masih fit. Bahkan selama menjalani latihan, staminanya mengalahkan sejumlah anak asuhnya yang masih tergolong remaja di Sasana Konstrad. Karena itu ia yakin bisa meraih satu tiket menuju PON XX 2020 Papua.
‘’Tidak ada kata terlambat dan tidak ada kata tua. Meski usia saya sudah 39 tahun, tapi saya tetap produktif. Itu karena saya intens latihan, istrahat teratur dan terus menjaga kondisi,” kata anggota Brigif Para Raider (BPR 3/Kostrad Kariango, Kabupaten Maros, Sulsel berpangkat Sertu ini saat ditemui pada latihan bersama tim atlet tinju Sulsel di Sasana Hasanuddin Markas Kodam XIV Hasanuddin, Senin (16/9/2019).
Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Pengprov (Pengprov Pertina) Sulsel mengutus 12 petinjunya untuk bertarung di babak Pra Kualifikasi PON di Ternate, Maluku Utara.
Ketua Pertina Sulsel Adi Rasyid Ali berharap seluruh atlet yang bertarung di Ternate nanti bisa lolos menuju PON Papua. Meski begitu ia juga bersikap realistis. Apalagi ada 23 provinsi di wilayah Timur dan Tengah yang akan bertanding di 17 kelas.
‘’Kita maunya bisa lolos semua menuju PON Papua. Tapi kita juga harus realistis. Apalagi yang bertarung di Pra PON kali ini cukup banyak. Ada 23 provinsi yang terbagi dua wilayah, Timur dan Tengah. Kalau melihat peta kekutatan saya kira 6 sampai 8 kelas bisa lolos,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Makassar yang akrab disapa ARA, ini.
Untuk diketahui petinju peraih medali emas, perak dan perunggu yang berhak mendapatkan tiket menuju PON XX yang rencananya akan berlangsung pada Oktober 2020 di Papua.
(Riel)





