INFOSULSEL.COM, TERNATE— Pengprov Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulsel meloloskan lima petinjunya mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Oktober 2020.
Para petinju ini meraih tiket di ajang Pra Kualifikasi PON pertama wilayah Tengah dan Timur yang berlangsung di Stadion Kie Raha, Kota Ternate, Maluku Utara 20-26 September 2019.
Kelima petinju tersebut yakni Yosua Holy Masihor kelas 52 Kg, Charles Katiandago kelas 75 kg, Haris Mongga kelas 91 kg dan Daud Fairyo kelas 64 kg.
Satu-satunya petinju putri yang meraih tiket PON yakni Indriawati Haer yang turun di kelas 56 kg.
Meski demikian Sulsel masih punya peluang menambah kuota atletnya ke PON Papua. Sebab Pengurus Pusat Pertina masih memberi kesempatan kepada petinju yang belum lolos di Pra PON pertama untuk kembali mengikuti Pra PON kedua wilayah Tengah dan Timur pada Desember mendatang di Bogor.
Pra PON XX wilayah Tengah dan Timir diikuti 228 petinju dari 23 provinsi dengan mempertandingkan 209 partai selama enam hari, 20-26 September.
Pada PON XX Papua cabang olahraga tinju akan mempertandingkan 17 kelas. Masing-masing 10 kelas kategori putra dan 7nkelas putri. Kelas-kelas yang dipertandingkan untuk putri yakni 45 kg, 48 kg, 51 kg, 54 kg, 57 kg, 60 kg dan 64 kg.
Sementara dikategori putra kelas yang dipertandingkan adalah 46 kg, 49 kg, 52 kg, 56 kg, 60 kg, 64 kg, 69 kg, 75 kg, 81 kg, 91 kg.
Sulsel hanya mengikuti 12 kelas. Dua diantaranya putri yakni Sri Rahayu, kelas 45 kg dan Indriawati Haer kelas 54 kg. Sedangkan dikategori putra 10 kelas. Mereka adalah Samsudin, kelas 46 kg,
Jhon Latuheru, 49 kg, Joshua Masihor, kelas 52 kg, Jafar, 56 kg dan Muhammad Idris, kelas 60 kg
Empat petinju lainnya yakni Daud Fairyo, kelas 64 kg, Abdul Sada, 69 kg, Charles Katiandagho, kelas 75 kg, Alex Tatontos, kelas 81 kilogram dan Haris Mongga, kelas 91 kg.
Laporan Asri Syahril
Dari Ternate, Maluku Utara





