INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Politeknik Negeri Ujung Pandang menggelar wisuda ke 33, di Baruga AP Pettarani Universitas Hasanuddin (Unhas), Sabtu (5/10/2019). Sebanyak 1.010 wisudawan baru dari 6 jurusan berbeda.
Di depan 1000-an sarjana baru ini Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah berpesan setelah terjun ke masyarakat agar dapat mengimplemtasikan ilmu yang didapat secara profesional.
‘’Tantangan saat ini di era industri 4.0 atau era revolusi digital adalah menghadapi ketidakpastian. Tidak bisa lagi melakukan seperti pendekatan yang lama, tetapi harus mengikuti perkembangan,’’ ujar NA akronim nama mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.
Menurut NA, banyak usaha yang mati, tetapi banyak juga muncul usaha baru. ia mencontohkan untuk memesan makanan, tinggal menggunakan aplikasi.
Wisudawan, anjut NA harus memiliki hardskill dan softskill. Hardskill dari ilmu dan keterampilan yang dimiliki, perlu juga softskill melakukan komunikasi, adaptasi dan fleksibilitas dan team work, motivasi, dan kreativitas.
“Hal ini yang akan mengantar kita menjadi yang terbaik di era global. Karena kelemahan di dunia kemahawasiswaan, perguruan tinggi dan pemerintahan adalah terlalu menonjolkan ego sektoral,” katanya.
Ia menekankan riset bukan berakhir pada publikasi, tetapi berujung pada inovasi, sehingga bernilai penting untuk dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kolaborasi pemerintah, dunia usaha dan perguruan tinggi diperlukan. Politeknik Ujung Pandang telah memberikan banyak inovasi,” bebernya.
Poletiknik Negeri Ujung Pandang sendiri berada pada peringkat enam terbaik kampus vokasi yang ada di Indonesia dari 1.000-an kampus vokasi.
(Gilang/Riel)





