Dicatut Sebagai Pelaku Penyerangan, Mapala UMI Bantah Tuduhan

  • Whatsapp
Andi Fredi Akirmas alias Lolo semasa hidupnya.(DOK)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Organisasi pecinta alam Mapala Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar berang. Mereka melayangkan keberatan lantaran dituduh terlibat dalam penyerangan di cafe yang menewaskan Andi Fredi Akirmas.

Andi Fredi g meregang nyawa usai diserang sekelompok orang dengan menggunakan topeng malam kemarin.  Namun hingga kini Kepolisian dari Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar belum mengungkap hasil olah TKP.  Dikabarkan hingga siang ini pemeriksaan saksi terus dilakukan. Satu nama telah diidentifikasi.

Ketua Mapala, Bahrun dalam suratnya mengaku turut berduka cita atas menginggalnya Fredi. Meski dilain hal ia mengaku sangat berkeberatan dengan tudingan salah satu media online di Makassar yang menuduh penyerang adalah oknum anggota organisasinya.

“Dengan keras dan lantang kami sampaikan bahwa anggota Mapala UMI tidak pernah terlibat dalam kasus ataupun tragedi yang terjadi kemarin di cafe bus samping Fakultas Hukum,” ujar Bahrun.

Selain membuat nama organisasinya tercoreng, Bahrun mengaku pihaknya sama sekali tak tau menahu soal tragedi berdarah tersebut yang menewaskan salah satu mahasiswa Fakultas hukum UMI. Ia memastikan Mapala dan anggotanya tidak terlibat dalam tragedi yang menewaskan Andi Fredi.

“Kami bisa pastikan kalau penyerangnya bukan anggota kami. Berita yang menyebut kami jelas-jelas adalah Hoax,” bebernya.

Sementara itu pihak kepolisian melalui Satreskrim Polrestabes Makassar hingga kini terus melakukan pemeriksaan sejumlah Mahasiswa. Kasatreskrim, AKBP Indratmoko menyebut telah memeriksa 12 orang sebagai saksi.

“Masih melakukan pendalaman, tapi sudah ada identifikasi dan sementara ini masih terus didalami,” bebernya. (Dir)

Pos terkait