INFOSULSEL.COM, MAKASSAR, — Biro Umum dan Perlengkapan Setda Pemerintah Provinsi Sulsel mengakui pemanfaatan aset daerah belum maksimal berkontribusi bagi PAD Sulsel, utamanya pemanfaatan Wisma Negara di kawasan CPI, Metro Tanjung Bunga, Kamis (28/11/2019).
Wisma negara yang terhitung beroperasi selama setahun terakhir ini hanya meraup pendapatan sebesar Rp 21,8 Juta dari 1 event yakni kegiatan Sudagar Bugis Makassar.
“Ada pemasukan wisma CPI, hanya satu kali sewa itu kemarin Rp21,8 Juta. Kegiatan Saudagar Bugis,” kata Plt kepala Biro Umum dan Pendapatan Daerah, Idham Kadir saat rapat pembahasan RAPBD Sulsel 2020 di komisi A DPRD Sulsel, Rabu 27 November kemarin.
Padahal Wisma Negara terhitung sebagai salah satu sumber pendapatan daerah yang dianggap paling berpotensi menambah pendapatan daerah.
Berdasarkan target pendapatan, Wisma Negara yang sebelumnya dibangun diera Syahrul Yasin Limpo tersebut ditargetkan Rp 150 juta per tahunnya. Sayang, meski kini telah berdiri, wisma tersebut diketahui hanya mendapatkan Rp 21,8 juta.
Menanggapi hal tersebut, Idham hanya bisa berjanji akan mengoptimalkan promosi, terlebih diakuinya lokasi wisma negara yang kini telah berdiri Mesjid megah 99 kubah tersebut cukup potensial untuk dijunjungi. (Dir)





