INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –— Kota Makassar merayakan hari ulang tahunnya yang ke-412. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. kali ini acaranya dikemas sangat sederhana di Lapangan Karebosi, Sabtu (9/11/2019.

Sejumlah tokoh hadir di acara tersebut. Selain Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, juga nampak founder Bosowa Aksa Mahmud, mantan walikota Makassar dua periode, Ilham Arief Siradjuddin, Ketua Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, Wakil Ketua DPRD Makassar yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali. Andi Suhada Sappaile, Andi Nurhaldin dan Konjen Australia Richard Mathews.
Dalam sambutannya Penjabat Walikota Makassar M Iqbal Suhaeb menjelaskan berbagai hal terkait inovasi dan penghargaan, baik regional, nasional maupun internasional.
‘’Selama tahun 2019 kita meraih penghargaan 10 Besar Innovative Government Award dan TOP 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik oleh Kemenpan. Kita memperoleh penghargaan tertinggi di bidang pembangunan berupa Parasamya Purna Karya Nugraha, dan secara keseluruhan kita meraih penghargaan sebanyak 18 yang dihasilkan oleh SKPD. Itu menunjukkan kinerja pemerintahan berjalan sesuai koridor yang kita harapkan,” kata Iqbal.
Selain sejumlah torehan penghargaan, Iqbal juga menyebut pertumbuhan ekonomi kota Makassar yang meningkat drastis mencapai 8,23 persen. Juah di atas pertumbuhan ekonomi Sulawesi Sulewesi yang 7,07 persen. Bahkan jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada kisaran 5,1-5,2%.
“Namun, menjadi sebuah ironi ketika pertumbuhan itu tidak berkorelasi langsung dengan target capaian PAD. Angka kemiskinan 4,41% dari jumlah penduduk atau setara dengan 70.560 Jiwa. (Sumber data: LKPJ 2018,’’ papar Iqbal.
Ia juga mengungkapkan capaian target PAD tiga tahun ini di kisaran 70 hingga 80an persen.
‘’Saya ingin menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi tinggi, klaim keberhasilan itu tidak seyogyanya dijadikan patokan untuk menjustifikasi keunggulan program, kebijakan maupun kegiatan dalam penyelenggaran pemerintahan,” katanya.
Mengutip buku berjudul The Growth Delusion yang ditulis David Pilling, penulis bahwa pertumbuhan ekonomi hanyalah ukuran perluasan barang dan jasa yang dihasilkan selama periode tertentu. Menurutnya, hal-hal tersebut mengukur kuantitas, bukan kualitas.
berbasis kinerja itu. Tidak hanya berdampak pada aparatur sipil negara , tetapi juga sama pentingnya pada pembangunan yang kita laksanakan harus benar benar terukur dalam berbagai aspek
Di HUTnya kali ini Pemkot Makassar menggratiskan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kepada mantan gubernur, wakil gubernur, mantan walikota dan wakil walikota atau ahli warisnya.
‘’Ini sebagai bentuk apresiasi Pemkot Makassar kepada mantan gubernur, wakil gubernur, mantan walikota dan wakil walikota atas persil yang dimiliki. Hal ini akan dituangkan dalam peraturan walikota,” janji Iqbal.
(Riel)





