INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –— Stadion Mattaongin akan direhabilitasi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menganggarkan Rp 200 Miliar. Target penyelesaian satu tahun.
Hal tersebut dijelaskan Sekretaris Tim Koordinasi Perencanaan Rehabilitasi Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Muhlis Mallajareng usai menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Sepajbola Wanita Sulsel di Hotel Asyira, Makassar, Ahad (10/11/2019).
‘’Kami segera melakukan konsultasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk berkonsultasi terkait rencana rehabilitasi itu,” katanya.
Konsultasi ke LKPP merupakan salah satu tahapan dari rencana rehabilitasi Stadion Mattoangin. Tahapan berikutnya sosialisasi ke seluruh stakeholder.
‘’Kemudian ke tahapan perencanaan, pengawasan dan pelaksanaan,” jelas Muhlis yang juga menjabat Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sulsel, ini.
Ia menambahkan rehabiltasi stadion yang jadi markas PSM tersebut mengacu pada standar FIFA. Baik sarana, fasilitas dan kapasitas stadion.
Diantara daya tampung minimal 20.000 penonton yang merupakan batas minimal stadion berstandar internasional.
“Proses rehabilitasinya kami targetkan selama setahun. Semoga pada 2021, Stadion Mattoangin sudah bisa digunakan,” tutur Muhlis.
Musim depan PSM Makassar dipastikan tidak bisa menggunakan Stadion Mattoangin jika rehabiltasi stadion peninmggalan PON IV itu jadi direhabilitasi.
CEO PSM Makassar mengaku tengah berkoordinasi dengan Pemkab Gowa untuk menggunakan Stadion Kalegowa yang juga tengah dalam proses rehabilitasi dan Pemkot Parepare untuk memakai Stadion Mandiri sebagai alternatif markas Juku Eja.
Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Provinsi Sulsel, Muhammad Firda berharap perusahaan besar dan berpengalaman membangun stadion, ikut dalam proses tender atau lelang proyek.
“Pemprov Sulsel ingin setelah di rehabilitasi Stadion Matoangin jadi kebanggaan Sulsel dan menjadi sarana yang lengkap untuk pengembangan sepakbola di Sulsel,” kata Firda.
(Riel)





