INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Perkumpulan Fotografer Makassar (PERFORMA) menggelar sosialisasi Salonfoto Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, para fotografer ini menyisihkan waktu selama tiga bulan. Mereka akan keliling ke sejumlah komunitas dan organisasi fotografi di Indonesia Timur demi membagi ilmu.
“Ini cara teman-teman di PERFORMA membagi ilmu dan berbagi pengalaman. Kegiatan ini bagian dari perayaan fotografi di Sulsel. Tujuannya, mendorong citra industri kreatif dan pariwisata Indonesia,” jelas Junaidi Sudirman, Ketua PERFORMA.
Peluncuran Salonfoto Indonesia ini menurut Junaidi merupakan kegiatan penutup dari jadwal sosialisasi internal Indonesia Timur yang sekaligus menjadi pembuka sosialisasi secara nasional.
Salonfoto Indonesia menjadi agenda tahunan sejak tahun 1973. Ini satu-satunya kegiatan senifoto yang diakui internasional sebagai tolak ukur dalam kemajuan senifoto di Indonesia. Dengan pengalaman pelaksanaan kegiatan tersebut, Salonfoto Indonesia bisa dikatakan sebagai kegiatan senifoto yang dilaksanakan secara konsisten dan terukur selama lebih dari 40 tahun.
‘’Salonfoto Indonesia akan memberikan penghargaan pada seni, ide dan kreatifitas dalam penyajian visual fotografi. Bentuknya serangkaian kegiatan yang merupakan satu kesatuan bentuk penyajian karya dengan sistem bertahap, terstandarisasi, dan dapat dipertanggungjawabkan,” papar Junaidi.
Salonfoto Indonesia juga memberikan kesempatan kepada para fotografer untuk memperebutkan medali emas, perak dan lima perunggu, 10 penghargaan, dan satu medali emas untuk pasangan terbaik.
‘’Selain lomba foto kami juga menyediakan trofi bergilir Adam Malik Award bagi insan fotografer yang memiliki nilai keikutsertaan tertinggi. Selain itu ada trofi perkumpulan senifoto terbaik bagi anggota federasi perkumpulan senifoto Indonesia yang berhasil meraih angka tertinggi,’’ katanya.
Dalam 10 tahun terakhir, perkembangan senifoto di Indonesia cukup pesat. Salonfoto Indonesia yang terakhir dilaksanakan Perhimpunan Fotografer Bali (PFB) tahun 2019. Jumlah karya foto yang masuk cukup banyak.
‘’Dari 4.528 foto yang diikuti 23 perkumpulan senifoto di indonesia, 1.167 foto yang terpilih,” ujar Johnny Hendarta, Ketua Umum FPSI.
FPSI adalah federasi dari perkumpulan senifoto di Indonesia dan merupakan anggota Fédération Internationale de l’Art Photographique (FIAP). Sejak didirikan 30 Desember 1973, federasi ini beranggotakan 22 perkumpulan yang tersebar di seluruh Indonesia. (riel)





