INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Tidak hanya menggelar sosialisasi Salonfoto Indonesia. Perkumpulan Fotografer Makassar (PERFORMA) juga akan melaksanakan berbagai loma dan pameran foto. Jadwalnya sangat padat. Dimulai Januari 2020 dan berakhir Desember 2020.
Salah satu agenda yang ditunggu yakni pameran foto di kawasan obyek wisata adat yang cukup terkenal di dunia, Kete Ke’su, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Agustus 2020.
PERFORMA ditunjuk sebagai tuan rumah Salonfoto Indonesia ke(SFI) -41 tahun 2020 diputuskan melalui rapat kerja FPSI di Bali, September 2019 lalu.
‘’Ini mandat yang kedua kalinya setelah perkumpulan senifoto yang berbasis di Makassar menjadi penyelenggara. Terakhir diselenggarakan di Makassar pada tahun 2011 lalu,” jelas Junaidi Sudirman, Ketua PERFORMA.
Pelaksanaan kegiatan Salonfoto Indonesia 2020 diselenggarakan dalam beberapa tahapan. Lomba foto bulanan berbasis media sosial mulia digelar Januari hingga Mei 2020. Hadianya pun cukup menarik.
Penerimaan karya bagi para peserta dibuka pada April hingga Juni 2020. Penjurian dilaksanakan pada Agustus 2020. Sedangan untuk penganugerahan dan malam budaya yang rencananya dilaksanakan di kawasan adat Kete Ke’su, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Agustus 2020.
“Kawasan Adat Kete Ke’su dipilih sebagai tempat penyelenggaraan puncak kegiatan SFI 2020 adalah bagian dari upaya kami sebagai pemerhati budaya dan kepariwisataan Indonesia, dan Sulsel khususnya, untuk melakukan promosi dan tata kelola pemasaran melalui media fotografi,’’ kata Junaidi.
Ia menyebut, gaungnya pasti akan lebih besar jika upaya pemerintah meningkatkan kunjungan wisatawan didukung oleh semua pemangku kepentingan.
‘’Fotografer sebagai pelaku seni akan berkontribusi besar dalam upaya tersebut,” timpal Thaib Chaidar, Ketua Penyelenggara Salonfoto Indonesia 2020.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pameran karya foto SFJI di beberapa tempat di Indonesia. Penyelenggaraannya Agustus hingga Desember 2020.
Untuk penjurian dibagi beberapa kategori yakni kategori cetak warna, kategori cetak monokrom, kategori softcopy foto perjalanan, dan kategori softcopy fotografi jalanan.
‘’Semuanya melibatkan sekitar 20 juri nasional ternama dan bersertifikasi Federasi Perkumpulan Senifoto Indonesia,’’ jelasnya.
Panitia penyelenggara menyiapkan 74 penghargaan dan beberapa hadiah berupa perlengkapan fotografi dari pendukung.
Kegiatan peluncuran SFI dilaksanakan bekerjasama DOSS Makassar. Juga didukung penuh Next Level Picture, Visual Art, bikinbikin Community Hub Nipah Mall, Sony, dan Olympus.
Dalam kegiatan ini akan ada acara peluncuran, perayaan ulang tahun DOSS ke-8, lokakarya fotografi dengan pemateri nasional, lomba foto kategori umum dan mahasiswa. Juga ada omba foto instagram dengan total hadiah Rp. 10 juta.
Junaidi berharap dukungan Pemprov Sulsel maupun Pemkba/Pengkot demi nama baik dan citra Sulsel serta pelaku dunia seni fotografi di daerah ini dalam upaya pengembangan industri kreatif dan promosi pariwisata Indonesia.(riel)





