INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –— Kekuatan PSM mengarungi playoff Piala AFC dan musim kompetisi 2020, belum maksimal. Masih dibutuhkan 3-4 tenaga baru.
Pelatih PSM Makasar, Bojan Hodak mengakui hal itu. Ia meminta, manajemen mendatangkan tenaga baru. Itu jika skuad Juku Eja mau bersaing di papan atas.
Semula manajemen berharap bisa mengorbitkan wajah lama dari PSM U-19. Namun Hodak tidak tertarik. Performa pemain junior belum masuk dalam kriterianya. Bahkan eks pelatih Timnas U-19 Malaysia itu menyarankan manajemen PSM meminjamkan beberapa pemain ke klub lain.
Hal itu diungkapkan Hodak kepada awak media usai memimpin latihan reguler PSM di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Sabtu (18/1/2020).
Terkait Zulham Zamrun yang kontraknya telah habis, Hodak tak mau berkomentar banyak. “Saya tidak tahu soal itu. Bagi saya, pemain PSM adalah mereka yang datang latihan. Itu saja,” tegas pelatih yang berposisi sebagai centre back saat masih aktif sebagai pemain, ini.
Dilain pihak, Hodak mengungkapkan secara umum ia puas dengan kondisi fisik mayoritas pemainnya. Termasuk Marc Klok yang baru bergabung latihan setelah menghabiskan liburan di Belanda.
“Ketika pertama kali datang, kondisi Klok baru 10 persen. Saat ini, saya menilai kondisinya sudah 50 persen,” puji Hodak.
Itulah mengapa sampai eks CEO Penang FA, dan eks pelatih Johor Darul Ta’zim dan Kelanta FA ini mengisyaratkan bakal memainkan Klok saat menantang Lalenok United pada leg pertama playoff Piala AFC di Stadion I Wayan Dipta, Rabu (22/1/2020).
“Klok bisa main. Hanya, mungkin bukan sebagai starter,” sebut pelatih asal Kroasia itu.
Akan halnya Wiljan Pluim, pelatih kelahiran 4 Mei 1971 itu juga memuji setinggi langit sang gelandang dari negara Kincir Angin tersebut.
“Pluim bakal jadi pembeda di PSM. Bahkan di Liga indonesia. Dia sangat bagus menguasai bola. Tapi, saya meminta dia tidak banyak berlari di lapangan agar perannya lebih efektif,” tandas Hodak.(riel)





