Kepsek SD Inpres Minasa Upa Terancam Dicopot, Wahab : Kita Kasi Waktu Sampai Februari

Ratna, Kepala SD Inpres Minasa Upa (tengah) bersama sejumlah kepala sekolha saat menerima penghargaan Adiwiyata dari Pemerintah Provinsi Sulsel beberapa waktu lalu .(FOTO: DOK)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –  Komisi D DPRD Makassar memberi waktu sampai bulan Februari kepada Kepala SD Inpres Minasa Upa, Ratna untuk merubah sikap. Jika sikap arogansi kepala sekolah ini tidak berubah ia terancam dicopot dari jabatannya.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar Abdul Wahab Tahir kepada wartawan Kamis (30/1/2020).

“Kalau sampai bulan depan tidak ada perubahan sikap kita akan eksekusi,” tegas Wahab.

Politisi Golkar ini sangat menyayangkan arogansi yang dilakukan oleh Ratna. Oleh karena itu Wahab mengancam akan merekomendasikan kepada Walikota Makassar agar kepala sekolah tersebut dicopot.

“Kita sudah disampaikan jangan lagi berbuat macam-macam tapi tidak juga mau merubah sikapnya,” cetus Wahab.

Sikap Ratna sebagai kepala sekolah banyak dikeluhkan oleh para guru dan orang tua siswa di SD Inpres Minasa Upa. Hubungan mereka dengan Ratna sudah tidak harmonis lagi.

“Kami (para guru) dengan Kepsek itu sudah tidak harmonis. Kami sudah melayangkan mosi tidak percaya yang ditandatangani para guru. Surat tersebut sudah kami sampaikan ke Kepada Dinas Pendidikan,” ujar Bakhtiar, salah seorang guru.

Tak hanya itu, orang tua siswa yang mengetahui arogansi sang Kepala Sekolah juga minta Ratna diganti atau mundur dari jabatan.

“Banyak kebijakannya (kepsek) yang merugikan siswa. Sehingga kami meminta agar diganti atau mundur dari jabatannya,” ungkap salah satu orang tua siswa yang enggan disebut namanya.

Sebelumnya Ombudsman juga sudah merekomendasikan ke Walikota Makassar untuk mengganti Ratna. Surat Ombudsman tersebut bahkan sudah sampai ke meja Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar Basri Rahman.(andi)

Pos terkait