INFOSULSEL.COM, LUWU —– Banyak cara menikmati eloknya alam di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Luwu. Salah satunya menggenjot kendaraa, blusukan melewati rute ekstrim di antara hutan, gunung nan terjal, lembah, tanah berlumpur dan sungai lewat Adventur Offroad ‘Jelajah Alam Luwu’..

Bagi 159 offroader dari berbagai kota di Pulau Sulawesi, tantangan itu begitu mengasikan. Apalagi sepanjang rute, mereka disuguhi pemandangan indah nan elok.
Tak sekadar bercengkerama. Mereka juga ditantang menaklukkan handycap ekstrem sepanajang rute sejauh 62 kilometer (Km). Event ini bagian dari HUT Kota Belopa, Kabupaten Luwu yang ke-14.

‘’Ini event yang lama dinantikan oleh para offroader di Sulsel. Buktinya, ada 150-an pesertanya,” kata Ketua Pengruus Daerah Indonesia Offroad Federation Sulawesi Selatan (Pengda IOF Sulsel), kepada INFOSULSEL.COM Sabtu di atas Gunung Sumere yang ikut dalam ekspedisi ini.
Bagi Adi Rayid Ali, Luwu memang surganya para offroader. Apalagi peserta melewati 21 desa yang tersebar di lima kecamatan. Di atas Gunung Sumere, sejauh mata memandang peserta disuguhi panorama alam nan indah. Lima kabupaten terlihat dari atas gunung tersebut. Meski tak ada signal yang mampir di ponsel peserta, namun hal itu terobati dengan keindahan alam.

Hamparan hutan bak permadani berwana hijau dan pemandangan lautan terbentang luas nun jauh di sana terlihat begitu elok. Hembusan angin makin menambah betah peserta menikmati alam Tanah Luwu dari ketinggian.
Sebelum melakukan ritual offroad, rombongan peserta dilepas Sekda Luwu , Ridwan Tumbalolo di depan Kantor Bupati Luwu , di kota Belopa, Sabtu pagi bersama Ketua Pengda IOF Sulsel Adi Rasyid Ali.
“Kegiatan adventure off-road seperti ini dapat mendongkrak potensi pariwisata daerah, karena banyak peserta datang dari luar kabupaten Luwu. Saya yakinkan kepada peserta bahwa keindahan kabupaten Luwu tidak kalah dengan daerah lain. Bagi kami Luwu surganya para offroader,” ucap Ridwan.
Bagi para peserta, selain menikmati alam tanah Luwu, Adventure Offroad ‘Jelajah Alam Luwu’ juga menjadi ajang pamer ketangguhan para offroader pulau Sulawesi. Gengsi yang tersaji membuat motivasi peserta terlecut untuk menaklukkan medan berat. Dibutuhkan perjuangan ekstra untuk dapat menjadi kontestan diajang tersebut.
Nyali para offroader ditantang menaklukkan handycap ekstrem sepanajang 62 Km yang melintasi 21 desa yang tersebar di lima kecamatan.

‘’Makanya, persenjataan untuk kebutuhan off-road jadi syarat wajib yang mesti disiapkan,’’ kata Om Pipit, Ketua Harian Pengda IOF Sulsel yang ikut mendampingi Ketua IOF Sulsel, ARA di atas ‘JK’ orangenya.
Dari pengamatan INFOSULSEL.COM, peserta banyak disuguhi handycap. Trek yang dilintasi tak sedikit yang kiri kanannya jurang. Tak sedikit peserta yang harus main winch. Rintangan ekstrem, juga cukup banyak.
‘’Pokoknya, event di Luwu sangat menantang dan mengasikkan,” ujar Om Pipit.(sri syahril)





