INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Keberadaan ‘Pak Ogah’ yang mengambil alih tugas Polisi lalu lintas di beberapa sudut jalan, dinilai cukup meresahkan masyarakat. Kehadirannya justeru dianggap memicu kemacetan.
Anggota komisi D DPRD Makassar, Budi Hastuti polemik tersebut terjadi karena tidak terdeteksi oleh dinas terkait.
“Dinas sosial semenetara melakukan penertiban. Mungkin di beberapa tempat masih ada, tapi sudah mulai berkurangmi. Pak Ogah yang masih beroperasi , itu mungkin karena tidak terdeteksi Dinsos,” ujar politisi Gerindra itu.
Menyikapi sehingga Pak Ogah tidak kembali menguasai sudut-sudut jalan dan menjadi biang macet, Hastuti menegaskan akan memanggil Dinas Perhubungan.
“Kita akan koordinasikan ke Dinas Sosial dan Dinas Perhubungan terkait hal itu karena dia yang berhak melakukan penetiban. Kita akan melakukan RDP dengan dinas terkait megenai Pak Ogah yang ada di pinggir jalan,” tandasnya.(andi/riel)





