INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Wakil Kepala Polisi Daerah (Wakapolda) Sulawesi Selatan Brigadir Jendral (Brigjen) Pol Adnas Abbas bakal menjabat Kapolda Gorontalo. Namanya masuk dalam jajaran perwira tinggi (Pati) yang masuk dalam gerbong mutasi delapan Kapolda di Indonesia.
Pati bintang satu ini akan menggantikan Brigjen Pol Wahyu Widada yang akan bergeser menjabat Kapolda Aceh. Kedua pati ini adalah bagian dari rotasi 665 pati dan pamen yang tertuang dalam empat Surat Telegram Kapolri Jenderal Pol Idham Azis tertanggal 3 Februari 2020 tentang tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri.
Empat surat telegram tersebut masing-masing Nomor ST/385/II/KEP/2020, Nomor ST/386/II/KEP/2020, Nomor ST/387/II/KEP/2020, dan Nomor ST/388/II/KEP/2020. Surat ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Eko Indra Hendri S.
Selain Brigjen Anas dan Brigjen Wahyu Kapolri juga memutasi Kapolda Aceh Irjen Pol Rio Septianda Djambak sebagai Kasespim Lemdiklat Polri.
Pati lainnya adalah Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Itwasum Polri. Posisinya akan digantikan Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara.
Sementara itu untuk mengisi posisi Kapolda Sulut, Kapolri menunjuk Irjen Pol Royke Lumowa yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku. Posisi Royke Lumowa pun digantikan oleh Brigjen Pol Baharudin Djafar yang sebelumnya merupakan Kapolda Sulawesi Barat. Brigjen Pol Eko Budi Sampurno yang sebelumnya menjabat Karojakstra Srena Polri ditunjuk sebagai Kapolda Sulbar.
Kemudian Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri. Posisinya digantikan Irjen Pol Firman Shantyabudi yang sebelumnya ditugaskan Polri sebagai PD PPATK.
Kapolda lainnya yang berganti yakni Maluku Utara, Brigjen Pol Suroto ditunjuk dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri. Posisinya akan digantikan Brigjen Pol Rikwanto yang sebelumnya menjabat Wakapolda Kalimantan Tengah.
”Mutasi jabatan sebagai meritokrasi, regenerasi, tour of area dan dalam rangka mengoptimalkan kinerja organisasi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono kepada wartawan.(riel)





