INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Palang Merah Indonesia (PMI) kota Makassar bekerja sama PT Suraco Jaya Abadi Yamaha melaunching gerakan cepat tanggap penyebaran virus Corona (Covid-19).
Gerakan yang diberi nama Yamaha-PMI Peduli “Bersama Semakin di depan Kita Cegah Corona” ini dilaunching, Ahad (29/3/2020) di Aula Markas PMI Kota Makassar, Jalan Kandea.
Ketua PMI Makassar, Syamsu Rizal mengatakan, 250 relawan gabungan organisasi dan partisipan akan dikerahkan di 15 kecamatan kota Makassar.
“Besok akan dimulai dari kecamatan Rappocini dan Tamalate. Ada 100 orang setiap kecamatan akan melakukan penyemprotan disinfektan,” ujar politisi yang suka disapa Deng Ical ini di depan sejumlah media.
Deng Ical menjelaskan, tujuan dari program operasi tanggap darurat ini untuk memberikan efek psikologis kepada masyarakat agar tidak panik dan merasa memiliki semangat bersama menghadapi pandemi corona.
“Semua tetap semangat, jangan merasa kita sendiri. Masih ada pemerintah, masih ada TNI dan Polri, para relawan, media dan seluruh perangkat daerah yang tentu bersama-sama ingin memerangi virus ini,” ungkapnya.
Apa yang dilakukan PMI bersama mitranya ini menurut Ical diharap bisa memutus mata rantai penyebaran virus dengan melakukan penyemprotan dan sosialisasi kepada masyarakat.
Selain itu, dalam melakukan penyemprotan, Deng Ical menegaskan Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan oleh relawan nantinya telah berstandar Wold Trade Organization (WHO).
Sementara itu perwakilan Staf Promosi PT. Suraco Jaya Abadi Motor, Erlangga mengaku, mendukung PMI Makassar karena telah memberikan wadah kepada Yamaha melakukan promosi dalam agenda kemanusiaan ini.
“Kerjasama ini bentuknya tanggungjawab sosial masyarakat secara khusus. Terimakasih kepada PMI Makassar yang telah mewadahi kami,” kata Erlangga.
Selain itu, ia mengimbaun kepada masyarakat agar kedatangan tim relawan yang akan melakukan penyemprotan disejumlah wilayah agar tidak menjadi bahan tontonan.
“Jangan sampai jadi tontonan masyarakat. Sekali lagi ini bukan untuk mengumpulkam massa, justru untuk mengimbau agar tetap di rumah. Makanya kita akan menggunakan pengeras suara,” katanya. (andi/riel)





