PSM Libur Empat Hari

Kompetisi LI 1 2020 untuk sementara dihentikan karena penyebaran virus corona.(FOTO : SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR-— PSM Makassar untuk sementara meliburkan seluruh aktifitas latihan selama empat hari. Kebijakan itu berlaku mulai Senin (16/3/2020) usai menjamu Barito Putra, Ahad (15/3/20202) kemarin.

Pada pekan ketiga, PSM ditahan imbang 1-1 oleh Barito Putra di Stadion Mattoangin.

Bacaan Lainnya

Kebijakan meliburkan pemain diputiskan oleh manajemen PSM menyusul keputusan PSSI yang meliburkan sementara waktu kompetisi sepakbola Liga 1 dan liga 2 2020 selama dua pekan sambil menunggu perkembangan selanjutnya. Penyebabnya, guna menekan penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Untuk diketahui Pemerintah Indonesia memastikan jumlah pasien yang terkonfirmasi mengidap virus Corona atau Covid-19 bertambah sebanyak 17 orang. Sehingga saat ini ada 134 pasien yang tertular.

Hal itu disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin kemarin. Tambahan 17 pasien itu tersebar di Jawa Barat (1 pasien), Jawa Tengah (1 pasien), Banten (1 pasien), dan DKI Jakarta (14 pasien).

Media Officer PSM Makassar Sulaiman Abdul Karim, menyerbut Wiljan Pluim beserta kolega juga mendapat libur meski cukup singkat.

“PSM libur selama empat hari.  Jumat (20 Maret) kembali latihan seperti biasa,” jelas Sulke, sapaanya kepada wartawan.

Jeda sementara kompetisi juga diapresiasi oleh Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak, dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan sehari sebelum duel kontra Laskar Antasari.

Pelatih asal Kroasia itu menyebut bahwa dirinya dan seluruh pemain menerima segala keputusan dari pemerintah.

‘’Kita akan ikuti isntruksi negara. Apa yang mereka perintahkan akan diikuti. Kalau stop, harus stop. Kalau main tanpa penonton, kita ikuti. Karena mereka yang tahu soal negara ini,” ujar Bojan Hodak.

Bagi pelatih 48 tahun itu, masalah wabah Covid -19 yang melanda sekitar 153 negara di dunia itu lebih penting dari sepak bola. Bahkan, kata eks pelatih Timnas U-19 Malaysia itu, jauh lebih penting dari semuanya.

Saat PSM menjamu Barito di pekan ketiga Ahad kemarin, manajemen bekerja sama Fakulktas Tehnik Industri Universitas Muslim indonesia (FTI-UMI) Makassar, juga melakukan penyemprotan cairan hand sanitizer dari petugas di seluruh pintu masuk di tangan seluruh penonton. Termasuk kursi penonton, ruang ganti, ruangan wasit  dan beberapa tempat lainnya.

Begitu juga dengan seluruh pemain, pelatih dan official tim telah dilakukan vaksinasi demi meningkatkan imunitas tubuh mereka. Ini dilakukan pada Februari silam, ketika Pasukan Ramang akan menjalani partai tandang ke Singapura kontra Tampines Rovers, pada matchday pertama Grup H AFC Cup 2020.(riel)

Pos terkait