INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pasien yang positif terpapar virus corona di Sulawesi Selatan terus bertambah. Selama 24 jam terakhir hingga pukul 18.54 WITA, Ahad (12/4/2020) malam, terjadi penambahan 44 kasus. Total sampai hari ini sudah mencapai angka 222 kasus dibanding angka kemarin yang hanya 178 kasus.
Sementara itu untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) 2.672 dan Pasien Dalam pengawasan (PDP) 382.
Jumlah tersebut tersebar di 13 kabupaten kota di Sulsel. Makassar masih yang terbanyak dengan 154 kasu disusul dua kabupaten tetangga yakni kabupaten Gowa 22 kasus dan kabupaten Maros 18 kasus. Kemudian Kabupaten Sidrap juga masih yang terbanyak yakni 14 kasus.
Sementara itu Kabupaten Pinrang 3 kasus, kabupaten Enrekang, Pangkep dan Takalar masing-masing 2 pasien. Lima daerah lainnya masing-masing 1 kasus yakni Luwu Timur, Bulukumba, Parepare 1, Soppeng dan Luwu.
Begitu juga untuk kasus Covid-19 yang terkonfirmasi positif di seluruh Indonesia, juga bertambah 399 sehingga total menjadi 4.241 kasus.
“Kasus positif yang kita dapatkan per hari ini ada 399 orang sehingga total menjadi 4.241 orang,” ujar Juru Bicara Pemeirntah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di BNPB, Ahad (12/4/2020).
Yuri mengatakan, kasus terkonfirmasi positif masih terus bertambah karena penyebaran virus corona masih terjadi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta semua masyarakat bersatu padu untuk memutus penularan tersebut.
“Mari kita yakini penyebaran masih terjadi, ancaman kesehatan lain masih ada. Mari putus penularan dan jaga kesehatan,” kata Yuri.
Meski kasus positif bertambah, akan tetapi jumlah pasien yang sembuh juga bertambah sehingga totalnya menjadi 359 orang. Sementara yang meninggal dunia bertambah sebanyak 46 orang. Totalnya menjadi 373 orang. Yuri meyakini bahwa seluruh masyarakat Indonesia bisa melawan Covid-19 yang saat ini masih menjadi pandemi.
“Lawan Covid-19, kita bisa berperan dan mampu berperan dengan baik. Lakukan apa yang menjadi tanggung jawab kita sekalian,” katanya.
Ia terus mengimbau agar masyarakat bisa patuh dan displin untuk mencuci tangan, menggunakan masker saat berada di luar rumah, dan menjaga jarak aman saat berkomunikasi dengan orang lain. Termasuk tidak bepergian, terlebih pulang ke kampung halaman karena risikonya sangat besar.
“Mari kita lindungi (keluarga). Lawan Covid-19 dengan tingkatkan imunitas diri, makan bergizi, hati gembira, sabar, tenang, istirahat cukup dan teratur, tidak panik. Gotong royong dan bersatu lawan Covid-19,” ucap dia.(riel)





