Viral Video Tolak Mobil Ambulans, Jenazah Diangkut Taksi Online di Gowa, Taslim : Kami Sudah Tawari Mobil Jenazah tapi Ditolak

Menolka menggunakan mobil jenazah keluarga pasien paksa bawa pulang jenazah menggunakan mobil taksi online.(REP)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Video amatir jenazah diangkut menggunakan taksi online viral di media sosial. Video berdurasi 2,53 menit itu beredar di sejumlah grup whatsapp (WA) sejak Ahad (5/4/2020).

Dalam video itu sekelompok warga membawa pulang jenazah keluarganya yang terbungkus kain sarung warna coklat. Sambil mendorong jenazah yang terbaring di atas tempat tidur pasien, mereka berteriak-teriak di depan Instalasi Unit Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Seorang lelaki menggunakan penutup wajah penuh emosi berteriak-teriak dengan nada mengancam sambil memeluk jenasah di atas mobil.

‘’Tunggumako su****, an****ku bunuh ko semua …,”  hardik lelaki itu berkali-kali dengan nada emosi.

Pihak keluarga jenazah lebih memilih membawa pulang sendiri anggota keluarganya yang meninggal menuju rumah duka di Jalan Pallantikang, Kabupaten Gowa karena menolak menggunakan ambulance rumah sakit yang pernah mengangkut jenazah pasien Covid-19. Aksi tak terpuji yang sempat jadi tontotan puluhan warga ini terjadi pada hari Ahad (5/4/2020) sekitar pukul 14.20  WITA.

Humas RSUD Syekh Yusuf, H Muh Taslim membenarkan kejadian tersebut. Namun menurutnya pihak rumah sakit bukannya tidak mau memberikan mobil ambulance sesuai permintaan keluarga jenazah.

‘’Kami sudah menawari mobil ambulance pengangkut jenazah. Tapi mereka menolak karena katanya mobil ambulance itu pernah digunakan mengangkut jenazah pasien covid-19,” papar Taslim.

Taslim menjelaskan pasien tersebut masuk ke IGD sekitar pukul 13.30 WITA, tapi  sudah dalam keadaan meninggal dunia. Oleh pihak keluarga jenazah meminta untuk diberi mobil jenazah. Permiantaan mereka dipenuhi.

‘’Kepala IGD bahkan menyampaikan kepada keluarga almarhum kalau ada dua mobil jenazah. Tapi satu unit terpakai mengantar jenazah ke Malino dan satu unit lagi ada stendby,” jelas Taslim saat dikonfirmasi INFOSULSEL.COM, Senin (6/4/2020) dinihari via aplikasi pesan singkat WhatsApp (WA).

Namun  pihak keluarga menolak menggunakan mobil jenazah tersebut dengan alasan pernah digunakan mengangkut jenazah pasien Covid-19. Tapi kepala IGD sudah menjelaskan kalau mobil ambulans tersebut aman digunakan karena sudah dibersihkan dan distrerilisasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan.

‘’Tapi mereka tetap menolak. Padahal mobil itu terakhir digunakan mengangkut jenazah korban Covid seminggu yang lalu. Dan kami sudah memberi pengertian beberapa kali kalau mkobil itu aman digunakan,” ujar Taslim.

Tapi, keluarga almarhum malah emosi. Mereka memaksa mendorong mayat keluar dari ruang IGD dan menaikkan ke mobil taksi online.

‘’Padahal kami sudah membujuk beberapa kali dan meminta mereka bersabar karena  kami berusaha mencarikan mobil jenazah di tempat lain. Tetapi karena terlanjur emosi,  upaya kami pun tak dihiraukan. Nah, terjadilah vidio yang beredar itu,” sesal Taslim.

Taslim mengaku sangat menyesalkan kejadian ini dan mohon maaf kepada seluruh masyarakat.

‘’Yang pasti kami kami sudah menjalankan sesuai S.O.P. kami pun tidak mengharapkan adanya kondisi seperti ini. Penyampaian ini kami berikan supaya kronologis kejadian ini bisa disikapi dengan utuh oleh masyarakat dan informasinya tidak simpang siur,” katanya.

‘’Bahwa kami dari pihak rumah sakit sudah berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik dan memberikan mobil jenazah sesuai perm,intaan keluarha jenazah tersebu.  Diminta atau tidak pun tetap kami angkut dengan mobil jenazah. Bahkan kami berupaya mencarikan mobil jenazah di tempat lain,  tapi pihak keluarga menolak,” ujar Taslim.(riel)

Pos terkait