INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Ulah puluhan pemuda di Perumahan Puri Taman Sari cukup meresahkan warga. Pasalnya mereka membangunkan warga makan sahur dengan cara-cara yang tidak etis.
Tidak etis karena selain suara motor mereka yang bising, mereka juga melempari rumah warga menggunakan batu. Saat ditegur mereka malah melepaksan anak panah dan mengancam warga dengan parang.
Aksi kriminal ini terjadi di Perumahan Puri Taman Sari, Jalan Toddopuli 6 dan Jl Pinang, sekitar pukul 03.00 WITA, Kamis (14/5/2020) dinihari.
Pelaku yang diduga sering nongkrong di depan sebuah mini market di Jl Borong Indah ini bersenjatakan parang dan anak panah. Mereka berpura-pura membangunkan warga untuk makan sahur. Namun bukan membangunkan warga. Justru rumah warga dilempari.
Usman, salah satu warga sempat menghadang saat pelaku hendak kabur. Ia menduga aksi kriminal tersebut sudah direncanakan.
‘’Sebab, sehari sebelum kejadian pelaku sempat ditegur mereka karena membangunkan warga dengan cara yang tidak beretika,” jelas Usman.
Menurut Usman, selain melempari rumah warga suara motor mereka yang menggunakan knalpot modifikasi mengganggu warga yang masih tidur.
‘’Mereka melempari atap dan pintu rumah warga dan beberapa toko. Selain itu suara motor mereka sangat keras,” jelas Usman yang juga Ketua KOTI Mahatidana Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan (MPW-PP Sulsel) ini.
Saat ditegur para pelaku justeru melawan. Bahkan menyerang warga dengan anak panah (busur). Salah satu warga sempat dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara karena tangannya tertembus anak panah.
Peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Rappocini. Usman berharap para pelaku yang cukup meresahkan ini segera diamankan.
‘’Ulah pemuda ini sangat meresahkan warga. Kami berharap petugas bisa menangkap para pelaku dan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” kata Usman.(riel)






