INFOSULSEL.COM, MAKASSAR —– Kepala Staf TNI Angkatan Darat periode 2011-2013, Jendral (Purn) Pramono Edhie Wibowo meninggal dunia di RSUD Cimacan, Cipanas, Jawa Barat. Adik kandung istri Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), alm Ibu Ani Yudhoyono itu meninggal karena sakit di usia 65 tahun
‘’Innalillahi wainailaihi rojiun, telah berpulang malam ini Jenderal TNI ( Purn) Pramono Edhie Wibowo. Informasi selanjutnya akan disampaikan kemudian,” kata Juru Bicara Partai Demokrat Imelda Sari melalui pesan singkat kepada sejumlah wartawan, Sabtu (13/6/2020).
Hal tersebut dibenarkan pula oleh staf pribadi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy Dermawan dan dan politisi Partai Demokrat lainnya, Rachland Nashidik kepada wartawan.
“Innalillahi wainailaihi rojiun, telah meninggal dunia malam ini Bpk Pramono Edhie Wibowo di RS Cimacan. Informasi selanjutnya akan disampaikan kemudian,” kata Rachland.
Pramono menjadi KSAD ke-27 dan memiliki karier militer cemerlang, dan lengkap karena pernah menduduki jabatan strategis di TNI AD. Dia juga pernah menjadi ajudan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri saat berpangkat Kolonel dan kepala staf Kodam Diponegoro. Selain itu juga jadi Danjen Kopassus, Pangdam Siliwangi, Pangkostrad, hingga KSAD.
Setelah purnatugas dari TNI AD, Pramono aktif menjadi anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, dan sempat ikut konvensi di partai yang didirikan kakak iparnya tersebut pada 2014.
Semasa hidup, almarhum menjadi pendonor sumsum tulang belakang untuk sang kakak Ani Yudhyono. Menurut politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean, hanya sumsum tulang belakang sang adiknya-lah yang cocok dan identik dengan Ani Yudhoyono.(riel)





